Jakarta, Hotfokus.com
PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dengan meresmikan SPKLU Center Tanjung Priok di Jakarta Utara sebagai Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ke-5.000 di Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN mempercepat transisi energi bersih sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna kendaraan listrik di berbagai daerah.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menilai keberadaan SPKLU baru mampu mendorong masyarakat beralih ke kendaraan berbasis listrik yang lebih ramah lingkungan.

“SPKLU center yang ada di Tanjung Priok ini bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk mulai beralih dari tenaga fosil ke tenaga listrik. Karena ini lebih efisien, lebih modern, dan lebih ramah lingkungan,” ujar Fredy.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menjelaskan hingga kini PLN telah menghadirkan 5.000 SPKLU yang tersebar di 3.162 lokasi di seluruh Indonesia. Menurutnya, penambahan infrastruktur tersebut membuat pengguna kendaraan listrik semakin nyaman saat bepergian.
“Secara nasional, rata-rata antrean di SPKLU hanya 1,3 kendaraan per konektor per hari,” kata Adi.

PLN juga mencatat mayoritas pengguna kendaraan listrik masih melakukan pengisian daya di rumah melalui layanan home charging. Hingga April 2026, porsinya mencapai 66 persen, sedangkan 34 persen lainnya memanfaatkan SPKLU untuk perjalanan jauh dan pengisian cepat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan SPKLU Center Tanjung Priok dilengkapi fasilitas 8 Ultra Fast Charging, 1 Medium Charging, layanan roda dua, hingga stasiun penukaran baterai kendaraan listrik.
“Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital terintegrasi, PLN optimistis kendaraan listrik akan menjadi bagian dari green lifestyle masyarakat,” ujarnya. (*)
Leave a comment