Oleh : Salamuddin Daeng
China tampaknya kurang waspada dalam melakukan investasi migas di Venezuela. Aspek geografi dan geopolitik tampaknya tidak diperhitungkan secara matang. Boleh dikatakan bahwa investasi China di Venezuela itu masuk perangkap.
Venezuela adalah negara dengan sejarah konflik politik yang panjang dan sangat dinamis. Semua dilatar belakangi oleh kekayaan minyak negara tersebut yang sangat besar. Mereka memproduksi minyak 3 juta barel per hari, mencapai 5-6 kali produksi minyak Indonesia. Dinamika politik Venezuela selalu berkaitan dengan Amerika Serikat (AS). Karena bagaimanapun juga nagera negara tersebut adalah pintu belakang AS. Jalur yang sangat terbuka bagi semua aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan AS. Semua negara saingan AS dapat menyerang dari pintu belakang tersebut.

Siapa yang membuat perangkapnya? Tentu saja elite Venezuela sendiri yang dipimpin Maduro. Sebuah perangkap yang sangat canggih, semacam jeratan babi yang halus dari baja yang tidak mungkin lepas, kalau lepas maka leher terputus. Bagaimana perangkap dibuat? Yakni dengan membiarkan China masuk ke dalam sektor paling strategis yang selalu menjadi isue nasional di Venezuela yakni sektor migas.
Bayangkan ekonomi Venezuela berhasil menarik dana dari China ke dalam sektor migas selama masa pemerintahan Madoro mencapai 100 miliar dollar. Padahal sejak Chaves selesai, baru saja Venezuela menasionalisasi semua investasi asing dalam sektor migas di sana. Pertanyaan pokoknya bagaimana bisa China begitu percaya dengan satu negara yang memiliki semangat nasionalisasi yang tinggi?
Maduro memang maistro, dia berhasil mengakali China dengan pujian yang besar. Dalam berbagai siaran pers Madoro selalu memuji apapun dari China termasuk memuji kehebatan Huawei yang mengalahkan semua ponsel manapun di abad ini terkait kemampuan komunikasi satelitnya.
China memang tidak tahan dipuji. Lebih dari 100 miliar dolar uang digelontorkan ke dalam ekonimi Venezuela. Masuk gila gilaan ke dalam sektor migas. Lebih dari 500 ribu barel minyak dikirim dari Venezuela setiap hari dengan harga murah. Venezuela pun harus membayar bunga utang tidak kurang dari 10 miliar dolar setahun. Dalam permainan judi ini umpan ke lawan agar keluar uang lebih banyak lagi sehingga pada satu momentum berikutnya tinggal ditekuk dengan kemenangan besar.
Momentum itu datang. Amerika Serikat, terutama The Fed mulai sekarat dengan kebijakan migas Venezuela, terutama bagian tidak mau menggunakan dolar dalam transaksi minyak. Amerika pun masuk perangkap. Membawa pasukan ke Venezuela untuk menangkap maduro. Sebuah revolusi terjadi tanpa letusan peluru. Venezuela revolusi menasionalisasi semua perusahaan migas China yang ada di negara tersebut senilai 100 miliar dollar. Maduro memang agen sejati.[•]
Leave a comment