Home NASIONAL Gunakan TKA Tak Sesuai Aturan, 12 Perusahaan Didenda Rp 4,48 M
NASIONAL

Gunakan TKA Tak Sesuai Aturan, 12 Perusahaan Didenda Rp 4,48 M

Share
Gunakan TKA Tak Sesuai Aturan, 12 Perusahaan Didenda Rp4,48 M
Share

Jakarta, hotfokus.com

Nah lho akhirnya ketahuan. Menggunakan tenaga kerja asing (TKA) tak sesuai aturan, 12 perusahaan dapat ‘surat cinta’ berupa denda Rp4,48 miliar. Dana denda ini nantinya akan masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Penindakan terhadap terhadap ke-12 perusahaan tersebut setelah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerjunkan tim pengawas di enam provinsi selama Januari-Februari 2026.

“Langkah ini untuk memastikan kepatuhan norma ketenagakerjaan berjalan nyata dan memberi kepastian bagi pekerja maupun dunia usaha yang taat aturan,” kata Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3) Kemnaker, Ismail Pakaya, dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Saat ini, ia mengaku isu TKA menjadi perhatian publik, sehingga perlu direspons melalui pengawasan yang cepat, tepat dan terukur agar penerapan norma berjalan efektif di tempat kerja.

Pihaknya menegaskan pemeriksaan kepatuhan perusahaan terhadap penggunaan TKA mengacu pada Peraturan Pemerintah No 34/2021 tentang Penggunaan TKA serta ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja.

“Perusahaan yang masih mempekerjakan TKA tak sesuai ketentuan diminta segera melakukan penyesuaian,” jelas Ismail.

Ia menambahkan Kemnaker membuka ruang pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran norma penggunaan TKA maupun penyalahgunaan izin kerja TKA. Setiap laporan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas pengawasan. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kredibilitas Fiskal Tak Cuma Angka APBN, Juga Kualitas Kebijakan
NASIONAL

Kredibilitas Fiskal Tak Cuma Angka APBN, Juga Kualitas Kebijakan

Jakarta, hotfokus.com Kredibilitas fiskal tidak hanya ditentukan angka-angka di APBN, tapi juga...

Reshuffle Beruntun Uji Kepercayaan Investor
NASIONAL

Kepala Ekonom Bank Permata: Reshuffle Beruntun Uji Kepercayaan Investor

Jakarta, Hotfokus.com Perombakan kabinet yang kembali dilakukan pemerintah dalam waktu kurang dari...

66 RSUD Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Layanan Medis hingga CT Scan
NASIONAL

66 RSUD Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Layanan Medis hingga CT Scan

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah menggeber peningkatan layanan kesehatan di daerah dengan menaikkan 66...

Digoyang Dolar, HPE dan HR Emas Kembali Menggelepar
NASIONAL

Produk Barang Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026

Jakarta, hotfokus.com Produk barang harus memenuhi wajib halal. Kebijakan ini mulai berlaku...