Home PERTAMINA Sejumlah SPBU Kurang Pasokan
PERTAMINA

Sejumlah SPBU Kurang Pasokan

Share
Share

KUPANG — Marketing Branch Manager PT Pertamina wilayah NTT Fanda Chrismanto mengatakan, ada beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalami kekosongan Premium dalam beberapa hari terakhir.

Dikutip dari Antaranews, Rabu (15/11), Fanda menjelaskan bahwa kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium itu terjadi setelah pihaknya mengubah distribusi BBM ke luar Kota Kupang.

Dipastikan, kekosongan juga diakibatkan konsumsi Premium oleh masyarakat cukup tinggi.

Fanda yakin, kekosongan Premium tidak berlangsung lama. “Paling besok atau sore ini sudah terisi semua,” katanya.

Ia menjelaskan sistem penyaluran BBM sebelumnya dikhususkan di kota Kupang, khususnya di setiap SPBU, namun dalam upaya optimalisasi, Pertamina mengubah pola distribusi dengan melayani SPBU yang ada di luar wilayah Kupang. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PHI Bukukan Produksi Migas di Atas Sasaran, Cadangan Baru Melonjak Sepanjang 2025
PERTAMINA

PHI Bukukan Produksi Migas di Atas Sasaran, Cadangan Baru Melonjak Sepanjang 2025

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menutup tahun 2025 dengan catatan...

PERTAMINA

Pertamina Perkuat Antisipasi Risiko Global, Iriawan Dorong Sinergi dan Sistem Peringatan Dini

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina (Persero) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gejolak global...

PERTAMINA

Pertamina Genjot Energi Rendah Karbon, Panas Bumi dan Biofuel Jadi Motor Transisi Menuju NZE 2060

Bali, Hotfokus.com PT Pertamina (Persero) terus mempercepat langkah menuju target Net Zero...

Potensi EBT Indonesia mencapai 3.600 GW, namun percepatan investasi dan proyek masih menjadi tantangan utama transisi energi.
PERTAMINA

Potensi EBT Indonesia Tembus 3.600 GW, Pertamina NRE Soroti Hambatan Realisasi Proyek

Jakarta, hotfokus.com Indonesia memiliki cadangan energi baru dan terbarukan (EBT) yang sangat...