Home NASIONAL Reklamasi Harus Dihentikan
NASIONAL

Reklamasi Harus Dihentikan

Share
Share

JAKARTA — Bagaimana mungkin ada negara di dalam negara. Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto menilai jika reklamasi Teluk Jakarta dilanjutkan, berarti membiarkan berdirinya negara dalam negara.

“Tidak boleh ada negara di dalam negara. Oleh karena itu reklamasi harus dihentikan,” ujar Hermanto kepada Parlementaria.

Menurutnya, Negara Indonesia dapat disimpulkan tidak mengizinkan reklamasi. Hal itu berdasarkan ucapan Presiden Joko Widodo yang menyebut tidak pernah mengeluarkan izin reklamasi Teluk Jakarta, baik ketika Jokowi masih Gubernur DKI Jakarta maupun setelah menjadi Presiden Indonesia.

“Jadi kalau pengembang masih terus melakukan reklamasi, berarti ia merasa pulau reklamasi yang dibuatnya adalah miliknya alias negara tersendiri yang tidak terikat dengan aturan Negara Indonesia,” papar Hermanto.

Ia berharap Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta terpilih akan mampu merealisasikan janji kampanyenya menghentikan reklamasi.

“Sementara, untuk yang sudah terlanjur selesai direklamasi, menurut saya negara harus menyitanya. Lalu dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat,” tutupnya. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Rusia Buka Kran Kerjasama Teknologi Hingga Pengolahan Limbah

Jakarta, hotfokus.com Rusia membuka kran kerjasama sejumlah teknologi drone, sistem komunikasi mandiri...

NASIONAL

Pemerintah Berupaya Jaga Keseimbangan Harga Peternak dan Konsumen

Sukoharjo, hotfokus.com Pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan harga daging ayam agar kepentingan...

NASIONAL

KNMP Konawe Cetak Debut Ekspor, 8 Ton Ikan Dikirim ke Luar Kota

Jakarta, hotfokus.com Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya di Kabupaten Konawe,...

NASIONAL

Guru PPPK Dapat Jalan Karier Baru, Bisa Naik Status hingga Ikut CPNS

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah membuka peluang baru bagi guru PPPK untuk mengembangkan karier...