Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina (Persero) kembali menjalankan Program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) Batch 2026 sebagai upaya memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini ditujukan bagi pekerja sektor informal, guru kontrak, penyandang disabilitas, dan masyarakat prasejahtera yang ingin merintis maupun mengembangkan usaha ultra mikro.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Pertamina menargetkan 1.000 penerima manfaat yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta Sumatra Utara. Selain memperoleh fasilitas usaha, peserta juga akan mengikuti pendampingan dan pelatihan pengelolaan bisnis selama enam bulan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa UMiMAX dirancang untuk mendorong lahirnya pelaku usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Pertamina membuka pendaftaran UMiMAX Batch 2026 dengan target menjangkau hingga 1.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Baron.
Program ini telah menunjukkan dampak positif pada tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, UMiMAX menyalurkan bantuan senilai Rp1,17 miliar dan berhasil melahirkan 168 usaha baru yang bergerak di sektor Kopling, Warmindo, dan Mini ATM. Selama periode Januari hingga April 2026, usaha-usaha tersebut membukukan omzet sekitar Rp2,7 miliar dengan margin mencapai Rp858 juta.
Baron menambahkan seluruh proses pendaftaran dan seleksi dilakukan secara online tanpa dipungut biaya. Peserta yang lolos seleksi akan menerima dukungan usaha sesuai kebutuhan dan hasil penilaian.

“Kami berharap program UMiMAX akan berdampak besar membantu masyarakat. Ini adalah bentuk semangat Pertamina untuk terus menyebarkan energi positif kepada banyak pihak,” tuturnya. (*)
Leave a comment