Home NASIONAL PERTAMINA KERAHKAN 700 KAPAL PENYALUR BBM DI NATUNA
NASIONAL

PERTAMINA KERAHKAN 700 KAPAL PENYALUR BBM DI NATUNA

Share
Seorang pekerja melakukan pengisian BBM jenis pertalite ke kapal MT Permata Selatan di Terminal BBM Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (26/3). Pertamina melakukan pengiriman perdana BBM pertalite sebanyak 90 ribu liter ke kabupaten Kepulauan Talaud dengan menggunakan kapal MT Permata Selatan guna meningkatkan pemasaran Pertalite hingga ke pulau-pulau. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/aww/16.
Share

BATAM, HOTFOKUS – PT Pertamina menunjuk PT Duta Energy Natuna sebagai agen penyalur bahan bakar minyak (BBM) non subsidi untuk nelayan di wilayah tangkap Selat Karimata, Laut Natuna hingga Laut China Selatan.

Penyaluran BBM dilakukan melalui 700 kapal berkapasitas masing-masing kapal 1.500 hingga 2.000 kiloliter.

Sarana dan fasilitas pendukung pengisian BBM non subsidi itu demi menunjang operasi kapal nelayan dengan kapasitas di atas 30 GT yang beroperasi di wilayah tangkap 711 itu.

“Ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, Region Branch I Kepri mempersiapkan sarana dan fasilitas pengisian BBM non subsidi,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika melalui pesan singkat di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (8/9), sebagaimana dilaporkan ANTARA.

Penyaluran BBM non subsidi akan melalui sistem antar kapal (ship to ship).

Sedangkan untuk nelayan lainnya, PT Pertamina (Persero) membangun jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum khusus nelayan di 7 lokasi di Kepulauan Riau, lima di antaranya terdapat di Kabupaten Natuna, satu di Kabupaten Kepulauan Anambas dan satu di Kabupaten Bintan.

Di Natuna yaitu di Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Kelurahan Badarsyah Kecamatan Bunguran Timur, Sabang Mawang Pulau Tiga, Desa Air Payang Pulau Laut dan Pulau Serasan.

Di Kepulauan Anambas, SPBU akan dibangun di Pulau Jemaja dan di Bintan akan dibangun si Tambelan.

“Dua di antaranya ditargetkan dapat beroperasi akhir tahun ini, yaitu di Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Natuna dan Kelurahan Badarsyah Kecamatan Bunguran Timur, Natuna,” kata Erika.

Selain tujuh yang masih menunggu operasional, saat ini, lima SPBU nelayan sudah tersebar di seluruh Kepulauan Riau.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp100,6 triliun hingga April 2026, memperkuat APBN di tengah ketidakpastian global.
NASIONAL

Mantap, Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, APBN Makin Kokoh di Tengah Gejolak Global

Jakarta, hotfokus.com Kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai mencatat sinyal positif hingga April...

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru
NASIONAL

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah menargetkan lahirnya 10 juta wirausaha muda baru pada masa...

NASIONAL

Menperin Minta Industri Gunakan Mata Uang Lokal Pada Transaksi Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta kalangan industri menggunakan...

BI menaikkan suku bunga menjadi 5,50 persen. Pengamat menilai langkah ini penting menjaga rupiah dan mengendalikan inflasi.
NASIONAL

BI Tiba-Tiba Naikkan Suku Bunga Lagi, Kenapa?

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan memutuskan menaikkan suku bunga acuan...