Sorong, Hotfokus.com
Pertamina EP Papua Field bersama SKK Migas kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) untuk mengenal lebih dekat aktivitas industri hulu minyak dan gas bumi. Sebanyak 44 mahasiswa Program Studi S1 Teknik Perminyakan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTPP) UNIPA mengikuti program kuliah lapangan yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026.
Kegiatan edukatif tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan industri hulu migas, termasuk penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di lingkungan operasional Pertamina EP Papua Field.
Pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti safety induction di kantor pusat Pertamina EP Papua Field sebelum memperoleh penjelasan mengenai proses bisnis sektor hulu migas.
Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku, Mardianto, menyampaikan harapannya agar kerja sama dengan Universitas Papua terus berkembang dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua.

“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut guna meningkatkan kompetensi mahasiswa-mahasiswi di Tanah Papua,” ujar Mardianto.
Manager Pertamina EP Papua Field, Ardi, mengatakan kunjungan akademik dari UNIPA telah menjadi agenda yang rutin dilaksanakan. Menurutnya, perusahaan berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk mendukung lahirnya generasi muda Papua yang memiliki kompetensi di sektor energi.
“Kami sangat terbuka dan berkomitmen penuh untuk kerja sama yang lebih strategis bersama UNIPA demi mencetak generasi putra-putri Papua yang berkompeten,” kata Ardi.
Memasuki hari kedua, rombongan mahasiswa melakukan kunjungan ke Lapangan Klamono. Dalam sesi tersebut, Sr. Supervisor Produksi Klamono, Hefi Siswanto, mendampingi peserta meninjau langsung Sumur K-118, Sumur K-149, Stasiun Pengumpul 4 (SP4), hingga Stasiun Pengumpul Utama (SPU).
Selain melihat fasilitas produksi, mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai mekanisme kerja sucker rod pump serta sistem operasional yang diterapkan di lapangan migas tersebut.
Dosen Pengampu Kuliah Lapangan UNIPA, Leonardo Davinci, memberikan apresiasi atas dukungan dan sambutan yang diberikan Pertamina EP Papua Field. Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan industri dapat terus berlanjut untuk mencetak tenaga profesional Papua yang siap berkontribusi bagi industri energi nasional.
Melalui kegiatan ini, Pertamina EP Papua Field menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda Papua melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan industri hulu migas. (*)
Leave a comment