Prabumulih, hotfokus.com
Pertamina memperkuat kinerja sektor hulu dengan mengoptimalkan aset produksi minyak dan gas bumi (migas) di Regional 1 Zona 4.
PHR Zona 4 terus mempercepat program pengeboran, pengembangan lapangan, serta peningkatan keandalan fasilitas untuk menjaga kontribusi produksi terhadap ketahanan energi nasional.
Wilayah operasi yang berada di Sumatera Selatan itu mencakup tujuh lapangan migas, 98 fasilitas produksi, dan lebih dari 1.000 sumur. Hingga Juli 2026, Zona 4 menghasilkan sekitar 27.000 barel minyak per hari (BOPD) serta 506 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan mengecek langsung kegiatan operasi melalui Management Walkthrough (MWT) di Prabumulih, Selasa (21/7). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau Integrated HSSE Demo Room, area pengeboran Rig PDSI #30.2/D1000-E, dan Stasiun Pengumpul Gas Beringin A.

“Zona 4 memiliki peran strategis dalam mendukung produksi migas nasional. Produktivitas harus berjalan seiring dengan disiplin HSSE agar target produksi dapat dicapai secara berkelanjutan,” ujar Iriawan.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menilai peningkatan produksi dari aset hulu menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian energi.

“Setiap peningkatan produksi dari lapangan migas merupakan kontribusi nyata Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” kata Baron. (*)
Leave a comment