Home PERTAMINA Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!
PERTAMINA

Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!

Share
Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!
Share

Jakarta, Hotfokus.com

PT Pertamina (Persero) bersama Toyota memperluas kemitraan untuk mengantisipasi perubahan industri energi dan otomotif. Kedua perusahaan sepakat melanjutkan kerja sama hingga 2030 dengan menyasar pengembangan energi rendah karbon, teknologi hidrogen, pelumas, serta produk petrokimia.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari pembahasan Annual Meeting 2026 Pertamina–Toyota Cooperation yang berlangsung di Surakarta, Rabu (28/10/2026). Perpanjangan kemitraan ini membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk menggabungkan kemampuan di sektor energi dan teknologi kendaraan.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menilai hubungan strategis dengan Toyota memiliki peran penting dalam mendukung agenda pemerintah. Terutama, upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mempercepat transisi energi sesuai prioritas Asta Cita.

Oki menegaskan, kedua perusahaan perlu memastikan hasil inovasi tidak berhenti pada pengembangan teknologi, tetapi juga menghasilkan manfaat bisnis yang konkret.

“Berbagai pencapaian tersebut menunjukkan kemajuan kolaborasi kita sekaligus mencerminkan komitmen bersama untuk menerjemahkan keahlian teknis dan inovasi menjadi hasil bisnis yang nyata,” ujar Oki.

Dalam kerja sama ini, Pertamina dan Toyota menggabungkan kompetensi yang berbeda. Pertamina mengandalkan kemampuan pengembangan dan penyediaan bahan bakar, sedangkan Toyota berkontribusi melalui teknologi otomotif serta pemahaman kebutuhan sektor transportasi.

SVP Technology Innovation & Implementation Pertamina Hana Timoti menjelaskan, kesesuaian antara karakteristik bahan bakar dan teknologi kendaraan menjadi faktor penting. Sinergi tersebut diharapkan mampu membentuk ekosistem transportasi darat yang lebih siap menghadapi perkembangan teknologi.

“Harapannya, keduanya bisa saling berjalan dan bersinergi untuk membangun ekosistem transportasi, terutama transportasi darat,” jelas Hana.

Meski demikian, pengembangan energi alternatif membutuhkan persiapan yang tidak sederhana. Teknologi kendaraan hidrogen, misalnya, masih memerlukan dukungan infrastruktur, kepastian pasokan, serta model bisnis yang mampu membuat penggunaannya lebih ekonomis.

Pertamina juga mempertimbangkan kemampuan produksi energi dalam negeri sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional. Hana mengingatkan bahwa keterjangkauan harga harus berjalan beriringan dengan kepastian ketersediaan pasokan.

“Kalau mahal tetapi tersedia dibandingkan murah tetapi tidak tersedia, itu juga menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Dari pihak Toyota, President of Toyota Motor Corporation’s CN Advanced Engineering Development Center Keiji Kaita menyoroti pentingnya bahan bakar netral karbon. Selain membantu menekan emisi, pengembangan bahan bakar tersebut juga dapat memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan energinya sendiri.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyebut kemitraan lintas industri sebagai salah satu strategi menghadapi perubahan pasar energi dunia.

“Sinergi Pertamina dan Toyota merupakan langkah strategis untuk saling memperkuat keunggulan masing-masing untuk mendukung ketahanan dan energi rendah karbon di Indonesia,” kata Baron.

Dengan kelanjutan kerja sama hingga 2030, Pertamina dan Toyota ingin memperkuat keterhubungan antara industri energi dan otomotif. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk memperluas pilihan energi, mendukung transportasi rendah emisi, dan menjaga ketahanan pasokan energi nasional. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PLN Bidik Dukungan Australia, Penguatan Listrik Jawa Timur-Bali Jadi Prioritas
PERTAMINA

PLN Bidik Dukungan Australia, Penguatan Listrik Jawa Timur-Bali Jadi Prioritas

Jakarta, Hotfokus.com PT PLN (Persero) mulai memperluas kemitraan internasional untuk mempercepat transformasi...

Produksi Minyak dan Gas PHE Makin Kuat, Cadangan Baru 333 Juta BOE Jadi Modal Besar!
PERTAMINA

Produksi Minyak dan Gas PHE Makin Kuat, Cadangan Baru 333 Juta BOE Jadi Modal Besar!

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus menggenjot aktivitas hulu minyak...

Rumah Sakit Terapung Pertamina Sambangi Kei Besar, Ribuan Warga Berpeluang Berobat Gratis
PERTAMINA

Rumah Sakit Terapung Pertamina Sambangi Kei Besar, Ribuan Warga Berpeluang Berobat Gratis

Jakarta, Hotfokus.com Keterbatasan fasilitas medis dan jauhnya jarak antarpulau menjadi tantangan bagi...

Pertamina EP Jambi Bidik Lonjakan Produksi, Sumur PPS-X03 Jadi Tumpuan Baru
PERTAMINA

Pertamina EP Jambi Bidik Lonjakan Produksi, Sumur PPS-X03 Jadi Tumpuan Baru

Muaro Jambi, Hotfokus.com Pertamina EP Jambi memperluas upaya peningkatan produksi minyak dan...