JAKARTA, Hotfokus.com
Upaya meningkatkan kesadaran terhadap kanker payudara terus dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui penyediaan layanan pemeriksaan mamografi gratis. Hingga Agustus 2026, sebanyak 1.166 perempuan di sejumlah wilayah Jakarta telah memanfaatkan fasilitas mobil mamografi melalui program PinkCheck.
Program ini merupakan hasil kerja sama Pertamina dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan Pertamedika IHC. Kolaborasi tersebut bertujuan mempermudah perempuan mengakses pemeriksaan sekaligus mendorong deteksi dini kanker payudara.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa kemudahan akses pemeriksaan menjadi salah satu perhatian perusahaan dalam mendukung kesehatan perempuan.
“Pertamina meyakini deteksi dini merupakan langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara. Melalui mobil mamografi ini, kami ingin membantu lebih banyak perempuan mendapatkan akses pemeriksaan yang mudah, nyaman, dan inklusif,” ujar Baron di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Ancaman Kanker Payudara Jadi Perhatian
Pertamina menyoroti pentingnya deteksi dini karena sebagian besar perempuan masih mengetahui penyakit tersebut ketika memasuki stadium lanjut. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI yang disampaikan perusahaan, sekitar 70% perempuan menerima diagnosis kanker payudara saat penyakit sudah berada pada stadium lanjut, sehingga peluang kesembuhan menurun drastis.

Untuk memperluas akses pemeriksaan, Pertamina menyerahkan satu unit mobil mamografi kepada YKPI pada 21 April 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.
Kendaraan tersebut memiliki teknologi pemeriksaan berbasis sinar-X serta fasilitas yang mendukung penyandang disabilitas, termasuk perempuan pengguna kursi roda. Kehadiran fasilitas ini diharapkan membantu lebih banyak perempuan mendapatkan layanan pemeriksaan tanpa terkendala aksesibilitas.
Layanan Gratis Disertai Edukasi Kesehatan
PinkCheck tidak hanya berfokus pada pemeriksaan mamografi, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI. Melalui pendekatan tersebut, program ini mendorong perempuan mengenali perubahan pada payudara dan memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Pada tahap awal, Pertamina bersama YKPI dan Pertamedika IHC menargetkan layanan pemeriksaan serta edukasi menjangkau 1.000 perempuan. Namun, hingga Agustus 2026, mobil mamografi tersebut telah melayani 1.166 perempuan di Jakarta.
Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina. Menurutnya, fasilitas tersebut membantu perempuan memperoleh pemeriksaan yang lebih mudah, nyaman, dan tanpa biaya.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.
Perempuan Diminta Tidak Abaikan Gejala
Dalam momentum Pink October, Pertamina mengimbau perempuan agar lebih memperhatikan kesehatan payudara dengan melakukan SADARI dan berkonsultasi kepada tenaga kesehatan jika menemukan perubahan yang mencurigakan.
Meski membantu mengenali perubahan, SADARI tidak menggantikan pemeriksaan medis ataupun skrining yang direkomendasikan tenaga kesehatan.
Baron menegaskan Pertamina akan terus mendorong upaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk memperluas dukungan terhadap kesehatan perempuan.
“Pertamina ingin terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mendukung perempuan Indonesia agar memiliki akses kesehatan yang lebih baik,” tutup Baron.
Ia juga berharap perempuan yang tengah menjalani pengobatan maupun penyintas kanker payudara memperoleh dukungan agar tetap sehat, berdaya, dan percaya diri.

Meta deskripsi: Pertamina melalui PinkCheck menyediakan mamografi gratis bagi perempuan. Sebanyak 1.166 perempuan di Jakarta telah memanfaatkan layanan hingga Agustus 2026. (*)
Leave a comment