Jakarta, hotfokus.com
Tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia ikut mendorong peningkatan pelanggan layanan Home Charging Services (HCS) milik PT PLN (Persero). Sepanjang Semester I 2026, PLN mencatat 21.865 pelanggan baru memanfaatkan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di rumah, meningkat 9,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 20.053 pelanggan.
Hingga Juni 2026, jumlah pengguna HCS telah melampaui 92 ribu pelanggan. Layanan tersebut memungkinkan pemilik kendaraan listrik mengisi baterai langsung dari rumah tanpa harus bergantung pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pertumbuhan pelanggan menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Menurutnya, PLN terus memperluas infrastruktur pengisian daya agar transisi menuju transportasi rendah emisi semakin mudah.

“Meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia perlu didukung dengan layanan pengisian daya yang mudah, praktis, dan andal. PLN berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas,” ujar Darmawan, Kamis (6/8/2026).
Peningkatan jumlah pelanggan juga diikuti lonjakan konsumsi listrik melalui HCS. Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menyebut pemakaian listrik untuk pengisian kendaraan listrik mencapai 110,55 GWh pada Semester I 2026 atau melonjak 93,59 persen dibandingkan 57,12 GWh pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan,” kata Fahrur.

Untuk mendorong adopsi kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan program HCS Ultima. Program ini menawarkan biaya pemasangan mulai Rp11,7 juta, bonus voucher listrik hingga Rp1,3 juta, serta potongan tarif listrik 30 persen untuk pengisian daya pada pukul 22.00-05.00 WIB hingga 31 Desember 2026. (*)
Leave a comment