Home EKONOMI Pemerintah Anggarkan Rp21 Triliun untuk Rastra
EKONOMINASIONAL

Pemerintah Anggarkan Rp21 Triliun untuk Rastra

Share
Share

BOGOR — Pemerintah berencana menggelontorkan dana sebesar Rp 21 triliun untuk membiayai program beras sejahtera (Rastra). Karena melibatkan dana cukup banyak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta agar Rastra selalu dicek dan dievaluasi.

Memberikan pengantar pada Rapat Terbatas dengan topik Evaluasi Pelaksanaan Program Beras Sejahtera dan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/12) pagi, presiden mengemukakan bahwa, Rastra akan diarahkan ke 15 juta warga.

Rilis Humas Sekretariat Negara menyebut, menurut presiden, jika beras yang diterima seorang penerima dapat dinikmati oleh empat warga, maka Rastra memengaruhi kesejahteraan 60 juta warga negara.

Kepala negara menekankan agar penyaluran Rastra selalu dicek dan dievaluasi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. “Jangan sampai energi pemerintah habis karena hal-hal kecil yang dampaknya juga kecil,” kata presiden.

Kepala negara juga mengingatkan, pada Maret mendatang diadakan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) untuk menghitung angka kemiskinan. Dalam Susenas akan dilontarkan pertanyaan, apakah warga telah menerima Rastra.

“Karena itu saya minta jangan sampai seperti tahun ini ada keterlambatan,” cetus presiden.

Kepala negara berharap agar Menko PMK dapat melaksanakan koordinasi agar Rastra betul-betul tiba di tangan penerima manfaat dan tidak terlambat sehari pun.

Rapat terbatas dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial Khofifah Indar Pariwansa, Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan pejabat lainnya. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kementan mempercepat luas tambah tanam di 10 provinsi untuk menjaga produksi padi dan pasokan beras saat risiko kekeringan meningkat.
EKONOMI

Produksi Padi Terancam Cuaca Ekstrem? Kementan Siapkan Strategi Khusus di 10 Provinsi Ini

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi...

Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp100,6 triliun hingga April 2026, memperkuat APBN di tengah ketidakpastian global.
NASIONAL

Mantap, Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, APBN Makin Kokoh di Tengah Gejolak Global

Jakarta, hotfokus.com Kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai mencatat sinyal positif hingga April...

EKONOMI

Fiskal & Moneter Solid. Menkeu Optimis Rupiah Kembali Menguat

Jakarta, hotfokus.com Meski mendapat tekanan yang begitu kuat dari dolar AS sampai...

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru
NASIONAL

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah menargetkan lahirnya 10 juta wirausaha muda baru pada masa...