Home PERTAMINA Panas Bumi Tak Lagi Sekadar Listrik, Pertamina Ubah Geothermal Jadi Mesin Ekonomi Warga
PERTAMINA

Panas Bumi Tak Lagi Sekadar Listrik, Pertamina Ubah Geothermal Jadi Mesin Ekonomi Warga

Share
Panas Bumi Tak Lagi Sekadar Listrik, Pertamina Ubah Geothermal Jadi Mesin Ekonomi Warga
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT Pertamina (Persero) mulai mendorong peran panas bumi melampaui pembangkit listrik. Melalui pengembangan geothermal terintegrasi, perusahaan energi pelat merah itu mengarahkan sumber daya panas bumi menjadi pengungkit ekonomi masyarakat, dari sektor pertanian, perkebunan, hingga inovasi energi hijau.

Langkah ini dijalankan melalui strategi beyond electricity yang dikembangkan Pertamina New & Renewable Energy bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE). Fokusnya tidak hanya pada listrik bersih, tetapi juga membuka peluang baru seperti hidrogen hijau, perdagangan karbon, serta pemanfaatan panas bumi untuk kegiatan produktif masyarakat.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menilai Indonesia memiliki modal besar untuk memaksimalkan potensi geothermal sebagai kekuatan ekonomi baru.

“Pengembangan panas bumi di luar sektor kelistrikan menjadi peluang besar karena Indonesia memiliki sumber daya geothermal yang sangat melimpah,” ujar Baron.

Pemanfaatan itu mulai terlihat di sejumlah wilayah operasi. Di Kamojang, panas bumi dimanfaatkan untuk mendukung proses pengeringan kopi sehingga petani tidak lagi bergantung pada cuaca. Sementara di Ulubelu, energi panas bumi menopang budidaya melon hidroponik melalui pengaturan suhu rumah kaca yang lebih stabil.

Inovasi serupa berkembang di Lahendong. Di kawasan ini, fluida panas bumi dimanfaatkan untuk mendukung produksi gula aren yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, endapan silika dari panas bumi diolah menjadi Pupuk Booster Katrili yang membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

Baron menegaskan, nilai ekonomi geothermal kini makin luas karena tidak hanya memasok energi, tetapi ikut memperkuat sektor riil masyarakat.

“Pemanfaatan panas bumi di berbagai sektor ekonomi menunjukkan energi terbarukan juga bisa menjadi solusi pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Pjs Corporate Secretary Pertamina NRE Rika Gresia Wahyudi menambahkan energi bersih harus memberi manfaat langsung bagi warga sekitar, bukan berhenti di aspek kelistrikan.

“Energi bersih bisa dioptimalkan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rika.

Melalui strategi ini, Pertamina tidak hanya mempercepat transisi energi, tetapi juga mendorong panas bumi menjadi fondasi kemandirian energi sekaligus penggerak ekonomi rakyat. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Gajah Aceh Terancam Kehilangan Ruang Jelajah, PHE NSO Gaspol Pulihkan Cot Girek
PERTAMINA

Gajah Aceh Terancam Kehilangan Ruang Jelajah, PHE NSO Gaspol Pulihkan Cot Girek

ACEH UTARA, Hotfokus.com Ancaman menyempitnya habitat gajah di Cot Girek, Aceh Utara,...

PHE Tuntaskan Seismik 6.000 Km, Potensi Migas Laut Selatan Jawa Mulai Dibidik
PERTAMINA

PHE Tuntaskan Seismik 6.000 Km, Potensi Migas Laut Selatan Jawa Mulai Dibidik

JAKARTA, Hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus menggeber eksplorasi minyak dan...

Hiu Paus Makin Terancam, PIS Turun Tangan dengan Teknologi Canggih
PERTAMINA

Hiu Paus Makin Terancam, PIS Turun Tangan dengan Teknologi Canggih

JAKARTA, Hotfokus.com Hiu paus menghadapi ancaman serius di tengah aktivitas pelayaran. Di...

PERTAMINA

Pertamina Perkuat Pasokan Energi Timur, Avtur Ternate Disorot

JAKARTA, Hotfokus.com Pertamina memperkuat kesiapan infrastruktur energi di kawasan Indonesia Timur. Langkah...