Home EKONOMI Kontribusi Transportasi & Pergudangan Kian Moncer
EKONOMI

Kontribusi Transportasi & Pergudangan Kian Moncer

Share
Kontribusi Transportasi & Pergudangan Kian Moncer
Share

Jakarta, hotfokus.com

Sektor transportasi dan pergudangan semakin berkembang pesat. Selama kuartal kedua 2024, kontribusi sektor ini mencapai 6,24 persen atau tumbuh dibandingkan kuartal pertama yang hanya tercatat sebesar 5,93 persen.

“Pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat pada kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya, dari 8,66 persen menjadi 9,56 persen,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat menyampaikan keynote speech secara daring pada acara Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus Indonesian Women in Transportation and Logistics (IWTL), Kamis (29/8/2024).

Demikian pula, peti kemas internasional pada semester I 2024 menunjukkan pertumbuhan sekitar 5,76 persen dibandingkan semester I tahun lalu. Sedangkan peti kemas domestik tumbuh di kisaran 6 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, jumlah tenaga kerja di sektor transportasi, pergudangan, dan logistik di Indonesia juga semakin meningkat. “Data terbaru menyebutkan jumlah tenaga kerja di sektor tersebut mencapai lebih dari 5 juta orang,” jelas Airlangga.

Ke depan, pemerintah akan terus menggenjot kinerja logistik nasional. Saat ini, biaya logistik nasional Indonesia terhadap PDB pada 2022 sebesar 14,29 persen. Oleh karena itu, perlu kerja keras lagi untuk menurunkan biaya logistik menjadi 8 persen pada 2045.

Kerja keras ini juga bertujuan untuk meningkatkan peringkat Logistics Performance Index Indonesia yang menurut Bank Dunia, pada tahun lalu berada di posisi 61, di bawah Singapura (1), Malaysia (26), Thailand (34), Filipina (43), dan Vietnam (43).

Salah satu langkah untuk meningkatkan kinerja tersebut adalah penataan melalui NLE atau Ekosistem Logistik Nasional, yang capaiannya sebesar 97,6 persen dari total 42 rencana aksi yang diterapkan di 46 pelabuhan laut dan 6 bandar udara. Pemerintah juga terus mendorong perluasan digitalisasi secara end-to-end agar utilisasi logistik bisa meningkat,” tandas Menko. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pengelola Kawasan Industri Diminta Lengkapi Izin Usaha
EKONOMI

Pengelola Kawasan Industri Diminta Lengkapi Izin Usaha

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta para pengelola kawasan industri yang belum...

Luruskan Isu Dana Rp103 Miliar Untuk Podcast, Menkop : Itu Tidak Benar
EKONOMI

Luruskan Isu Dana Rp103 Miliar Untuk Podcast, Menkop : Itu Tidak Benar

Jakarta, Hotfokus.com Berita yang viral terkait dengan alokasi anggaran sebesar Rp103 miliar...

Fokus Perkuat Koperasi, Pagu Anggaran Kemenkop 2027 Rp742,88 Miliar
EKONOMI

Fokus Perkuat Koperasi, Pagu Anggaran Kemenkop 2027 Rp742,88 Miliar

Jakarta, hotfokus.com Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa anggaran Kementerian Koperasi...

54 Pengurus KDKMP Lulus Magang, Siap Bikin Koperasi Desa Makin Ngebut
EKONOMI

54 Pengurus KDKMP Lulus Magang, Siap Bikin Koperasi Desa Makin Ngebut

Jakarta, hotfokus.com Sebanyak 54 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari 31...