Tuban, hotfokus.com
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melakukan inspeksi ke sejumlah proyek strategis dan fasilitas energi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (30/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan perusahaan untuk memastikan pembangunan infrastruktur energi berjalan sesuai rencana dan mampu memperkuat ketahanan energi nasional.
Salah satu lokasi yang dikunjungi ialah Proyek New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban milik PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP). Kilang yang terintegrasi dengan kawasan petrokimia itu dipersiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi sekaligus memasok bahan baku bagi sektor industri di dalam negeri.

“Ini merupakan aset strategis nasional. Kehadiran saya di Tuban adalah untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa,” ujar Iriawan.
Setelah itu, Iriawan melanjutkan peninjauan ke PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Fuel Terminal Tuban, serta Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur. Fuel Terminal Tuban berfungsi sebagai simpul distribusi BBM dengan kapasitas penyimpanan mencapai 305.192 kiloliter dan mampu menyalurkan sekitar 27.000 kiloliter bahan bakar setiap hari.
Menurut Iriawan, pengawasan tersebut bertujuan memastikan seluruh fasilitas beroperasi secara optimal agar pasokan energi tetap terjaga di berbagai daerah.
“Kunjungan saya ini sekaligus memastikan bahwa seluruh instrumen di lapangan bekerja secara optimal dalam menjaga pasokan bahan bakar agar tetap aman di berbagai wilayah,” katanya.

Ia juga menilai Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur memiliki posisi penting dalam mendukung pasokan energi nasional karena diproyeksikan dapat memenuhi sekitar 35 hingga 40 persen kebutuhan LPG Indonesia. Selain itu, Iriawan menekankan pentingnya menjaga aspek keselamatan serta keandalan jaringan pipa yang menopang sekitar 58 persen distribusi gas melalui Subholding Gas. (*)
Leave a comment