Jakarta, hotfokus.com
Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) LEMIGAS bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi menjalin kerja sama pemanfaatan Pipa Transmisi Gas Bumi Batang–Cirebon–Kandang Haur Timur (Cisem II). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan infrastruktur gas nasional sekaligus memperkuat konektivitas jaringan transmisi di Pulau Jawa.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring dan Kepala BBPMGB LEMIGAS M. Halim Sariwardana di Jakarta pada Kamis (11/6).
Menurut Halim, keberadaan Cisem II memiliki peran penting dalam memperluas integrasi jaringan gas bumi nasional. Karena itu, pengelolaan infrastruktur tersebut perlu didukung oleh operator yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang transmisi gas.

“Melalui kolaborasi dengan Pertagas sebagai operator yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan pipa transmisi gas, kami berharap pemanfaatan aset ini dapat berjalan optimal serta mendukung ketersediaan energi bagi sektor industri, kelistrikan, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Indra P. Sembiring menilai kolaborasi antara pemerintah dan BUMN ini akan memberikan nilai tambah bagi pengembangan infrastruktur energi sekaligus memperkuat pasokan gas bumi di Pulau Jawa.
“Pemanfaatan Cisem II memiliki nilai strategis dalam memperkuat konektivitas jaringan transmisi gas bumi nasional, meningkatkan keandalan pasokan energi, serta membuka peluang pengembangan pasar gas bumi yang lebih luas di Pulau Jawa,” kata Indra.

Cisem II merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang membentang sepanjang 242 kilometer dari Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu mata rantai penting dalam sistem pipa gas Trans Jawa yang diharapkan mampu menopang kebutuhan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. (*)
Leave a comment