Home POLITIK Haris Rusly Sebut Ada Tiga Poros di Balik Dugaan Kampanye Destabilisasi Ekonomi
POLITIK

Haris Rusly Sebut Ada Tiga Poros di Balik Dugaan Kampanye Destabilisasi Ekonomi

Share
Haris Rusly Sebut Ada Tiga Poros di Balik Dugaan Kampanye Destabilisasi Ekonomi
Haris Rusly Moti
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pemrakarsa 98 Resolution Network sekaligus mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti, menyatakan gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan nilai tukar rupiah merupakan bagian dari dugaan kampanye destabilisasi yang berlangsung secara terkoordinasi.

Menurut Haris, narasi seperti “sale Indonesia”, “1998 redux”, “buang rupiah”, hingga “Indonesia gelap” bertujuan menggerus kepercayaan publik dan pelaku pasar terhadap kebijakan Presiden Prabowo. “Kami menilai gejolak IHSG dan pelemahan nilai tukar rupiah sebagai sebuah serangan destabilisasi terkoordinasi,” ujar Haris, Rabu (10/6).

Haris menilai kampanye tersebut mendorong depresiasi rupiah, pelemahan IHSG, serta memicu pelarian modal. Ia juga meyakini upaya mengulang situasi Reformasi 1998 tidak akan berhasil karena kondisi geopolitik dunia saat ini telah berubah menjadi multipolar.

Ia kemudian menyebut terdapat tiga poros yang menurutnya dirugikan oleh kebijakan Presiden Prabowo, yakni oligarki nasional, korporasi dan aktor multinasional, serta satu negara tetangga yang disebut memperoleh keuntungan dari aliran dana hasil kejahatan sumber daya alam Indonesia.

Haris juga menilai sejumlah kebijakan seperti pembentukan Danantara, kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE), penyitaan lahan oleh Satgas PKH, swasembada pangan, hingga pemberantasan korupsi memicu penolakan dari kelompok tersebut.

Meski demikian, Haris mengakui pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah masih memerlukan penguatan dari sisi teknokratis. “Kami juga mengakui, tata kelola sejumlah kebijakan program strategis Presiden Prabowo juga belum sempurna. Masih perlu perkuat aspek teknokratisnya,” katanya. (GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Haris Rusly Moti Ingatkan Ancaman Political Blitzer dan Pentingnya Jaring Peduli Sosial
POLITIK

Haris Rusly Moti Ingatkan Ancaman Political Blitzer dan Pentingnya Jaring Peduli Sosial

Jakarta, hotfokus.com Pemrakarsa 98 Resolution Networks, Haris Rusly Moti, menilai Indonesia perlu...

POLITIK

Hari Ini Peringatan HUT ke-52 PDIP, Megawati Soekarnoputri Bakal Lakukan Pidato Politik

Jakarta, hotfokus.com Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar peringatan Hari Ulang...

Pilkada Langung Menuju Disintegrasi Jakarta dan Pusat
OPINIPOLITIK

Pilkada Langung Menuju Disintegrasi Jakarta dan Pusat

Bagaimana Nasib Ribuan Triliun Mega Proyek DKI Jakarta? Oleh : Salamuddin Daeng...

Hasil Riset: 48,58% Responden Memilih Paslon RK-Suswono
POLITIK

Hasil Riset: 48,58% Responden Memilih Paslon RK-Suswono

Jakarta, hotfokus.com Lembaga Riset Veracity mencatat sebanyak 48,58% responden akan memilih pasangan...