Home EKONOMI Kawasan Berikat Jadi Motor Ekonomi, Devisa Tembus Rp3.140 Triliun
EKONOMI

Kawasan Berikat Jadi Motor Ekonomi, Devisa Tembus Rp3.140 Triliun

Share
Kawasan berikat sumbang devisa Rp3.140 triliun, serap 1,83 juta tenaga kerja, dan jadi magnet investasi industri ekspor.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) semakin menegaskan peran kawasan berikat sebagai instrumen strategis bagi industri berorientasi ekspor. Instrumen ini dirancang untuk memberi stimulus fiskal sekaligus menjaga akuntabilitas negara.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menjelaskan bahwa fasilitas kawasan berikat memberi keuntungan besar bagi perusahaan. Melalui skema penangguhan bea masuk dan pajak impor untuk bahan baku serta barang modal, pelaku usaha dapat menekan biaya produksi. Hasilnya, daya saing produk Indonesia di pasar global meningkat signifikan.

“Hingga Agustus 2025, ada 1.512 perusahaan yang beroperasi dengan skema kawasan berikat. Industri ini berhasil menyerap lebih dari 1,83 juta tenaga kerja, menyumbang sekitar 30 persen terhadap total ekspor nasional, dan menghasilkan devisa sebesar Rp3.140 triliun,” ujar Nirwala, Jumat (26/9/2025).

Tidak hanya memperkuat ekspor, kawasan berikat juga terbukti menjadi magnet investasi. Pada 2024, nilai investasi industri di kawasan ini mencapai Rp221,53 triliun. Angka tersebut menunjukkan daya tarik kawasan berikat bagi pelaku usaha yang ingin memperluas bisnisnya di Indonesia.

Pemerintah pun turut mendukung melalui fasilitas fiskal. Pada periode yang sama, insentif senilai Rp69,63 triliun diberikan untuk menjaga kelancaran aktivitas industri sekaligus memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional. (SA/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Pasar Rakyat Dapat Jadi Alternatif Wisata Kuliner

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso (Busan), mengungkap pasar rakyat bukan...

Prancis Puji Ketahanan Pangan RI, Siap Perkuat Kerja Sama Modernisasi Pertanian
EKONOMINASIONAL

Prancis Puji Ketahanan Pangan RI, Siap Perkuat Kerja Sama Modernisasi Pertanian

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah Prancis menaruh perhatian besar pada perkembangan sektor pertanian di...

Jelang Ramadan & Idulfitri, Pemerintah Ingatkan Warga: Jangan Panic Buying Pangan
EKONOMI

Jelang Ramadan & Idulfitri, Pemerintah Ingatkan Warga: Jangan Panic Buying Pangan

Jakarta, Hotfokus.com Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang...

Menperin: Konflik di Timteng Picu Naiknya Harga Energi serta Biaya Logistik
EKONOMI

Menperin: Konflik di Timteng Picu Naiknya Harga Energi serta Biaya Logistik

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengaku terus mencermati konflik...