Home INTERNASIONAL Indonesia-Swiss Siapkan Kerja Sama Mineral dan Energi, Penandatanganan Ditargetkan Juni Ini
INTERNASIONAL

Indonesia-Swiss Siapkan Kerja Sama Mineral dan Energi, Penandatanganan Ditargetkan Juni Ini

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Indonesia dan Swiss terus memperkuat hubungan bilateral melalui pembahasan kerja sama ekonomi, ketahanan energi, serta dukungan terhadap proses aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin di sela Pertemuan Tingkat Menteri OECD 2026.

Airlangga mengatakan salah satu agenda penting yang tengah dipersiapkan adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) non-binding di sektor mineral dan logam yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026.

“Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) non-binding di sektor mineral dan logam yang dijadwalkan pada 23 Juni tahun ini,” kata Airlangga, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, kerja sama tersebut akan memperluas kemitraan Indonesia dan Swiss, khususnya pada sektor bahan baku mineral kritis. Swiss juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga keterbukaan pasar agar implementasi kesepakatan berjalan lancar.

Selain membahas kerja sama ekonomi dan energi, Swiss kembali menegaskan dukungannya terhadap upaya Indonesia menjadi anggota OECD. Dukungan itu diwujudkan melalui kontribusi dana sebesar 3 juta euro dalam program kerja sama Swiss periode 2025-2028.

Airlangga menambahkan pemerintah saat ini terus mempercepat pembahasan berbagai instrumen OECD bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Pemerintah Indonesia saat ini terus bergerak aktif membahas 240 instrumen hukum OECD yang tersebar di 32 Bab bersama lebih dari 60 Kementerian/Lembaga terkait,” ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar OECD tidak hanya diadopsi secara administratif, tetapi juga diterapkan secara nyata di berbagai sektor. (SA/GIT)


Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Rektor UNM optimistis swasembada pangan Indonesia berlanjut dan menilai sektor pertanian terus menunjukkan kinerja positif.
INTERNASIONAL

Indonesia Kecam Rencana Israel Kuasai 70 Persen Gaza, Tegaskan Dukungan untuk Palestina

Jakarta, hotfokus.com Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia menolak dan mengecam rencana...

KKP memperluas akses ekspor perikanan ke China setelah 638 unit pengolahan ikan mengantongi izin ekspor resmi.
INTERNASIONAL

Ekspor Perikanan ke China Makin Terbuka! KKP Kantongi 638 Izin, Nilainya Tembus Rp17,4 Triliun

Jakarta, hotfokus.com Peluang ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar China semakin besar....

Pekerja Migran RI Ajukan Visa Kerja ke Turki Melonjak Tajam
INTERNASIONAL

Pekerja Migran RI Ajukan Visa Kerja ke Turki Melonjak Tajam

Jakarta, hotfokus.com Banyak calon pekerja Indonesia (CPMI) mengajukan visa kerja ke Turki....

Rugikan Pekerja Migran Rp1 M, Izin Operasi PT Tulus Widodo Putra Dicabut
INTERNASIONAL

Rugikan Pekerja Migran Rp1 M, Izin Operasi PT Tulus Widodo Putra Dicabut

Jakarta, hotfokus.com Terbukti mengabaikan hak para pekerja migran, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran...