Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memiliki nahkoda baru. Pemegang saham perusahaan menetapkan Harris Abdi Sembiring Meliala sebagai Direktur Utama PTK pada Kamis (20/8/2026).
Pengukuhan Harris berlangsung di Kantor Pusat PTK, Jakarta. Kepemimpinan baru ini membawa harapan bagi perusahaan untuk memperkuat bisnis jasa maritim sekaligus memperluas pasar di bawah Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina.
Harris menyatakan siap menjalankan mandat tersebut dengan fokus pada keandalan operasi dan peningkatan reputasi perusahaan. Ia juga memperkenalkan strategi SIAP sebagai pijakan PTK dalam menghadapi dinamika industri.
Strategi tersebut mencakup empat prinsip, yakni Solutive, Integrity, Adaptive, dan Proven. Melalui pendekatan itu, PTK ingin menghadirkan solusi layanan maritim sekaligus membuktikan kemampuan operasional perusahaan.

“Amanah ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tantangan bagi saya untuk terus menjaga dan meningkatkan reputasi PTK,” ujar Harris.
Kejar Peluang Pasar Baru
Harris mengatakan PTK perlu bergerak adaptif mengikuti perubahan industri perkapalan dan dinamika restrukturisasi organisasi. Karena itu, perusahaan akan memperkuat layanan maritim dan keagenan kapal di pelabuhan Pertamina.
PTK juga menargetkan peningkatan kapabilitas operational excellence agar mampu memberikan layanan optimal kepada pasar captive maupun non-captive. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas peluang bisnis.
“Mari kita bersama-sama bersatu, satu PTK, satu Pertamina. Melalui sinergi erat bersama seluruh Perwira PTK dan bimbingan Dewan Komisaris serta seluruh stakeholder, PTK siap melaju lebih cepat menjemput peluang pasar baru,” kata Harris.

Pengukuhan Direktur Utama PTK turut dihadiri jajaran Direksi PT Pertamina International Shipping, PT Pertamina Patra Niaga, serta Dewan Komisaris dan Direksi PTK. (*)
Leave a comment