Home Uncategorized Genap 25 Tahun, Garuda Indonesia Tawarkan ini Bagi Pengguna Jasa
Uncategorized

Genap 25 Tahun, Garuda Indonesia Tawarkan ini Bagi Pengguna Jasa

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Dalam rangka memperingati 25 tahun perjalanan program loyalitas pelanggan Garuda Indonesia “GarudaMiles”, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menghadirkan berbagai inisiatif menarik yang salah satunya yakni melalui penawaran spesial bagi pengguna jasa yang dikemas dalam program bertajuk “A Moment to ReMember”.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa perayaan 25 tahun GarudaMiles hadir di tengah pengguna jasa Garuda Indonesia merupakan wujud nyata atas upaya berkelanjutan Perusahaan dalam bertransformasi untuk menjadikan program loyalitas sebagai salah satu added value tersendiri bagi pengguna jasa yang ingin menikmati benefit layanan penerbangan tambahan istimewa dari hasil penukaran jumlah poin miles yang terkumpul.

Lebih lanjut, program khusus dalam rangka “The 25th Anniversary of GarudaMiles”, terdapat beberapa penawaran menarik yang dapat dinikmati oleh para pengguna jasa setia Garuda Indonesia di antaranya meliputi GarudaMiles Anniversary Challenge: Buy Selected Add-On Product Get Bonus 2500 Miles, Welcome Miles New Member Reguler dan Co-brand, Redemption 25% Award Ticket & Upgrade Award, serta Diskon hingga 25% Produk Layanan Tambahan seperti Prepaid Baggage, Garuda Premium Service, Lounge, dan GarudaShop, dan Special Price tiket penerbangan Garuda Indonesia. Adapun program khusus ini akan berlangsung hingga 20 Oktober 2024 mendatang.

Pada kesempatan ini Garuda Indonesia juga meluncurkan livery khusus 25th GarudaMiles dan memberikan hadiah 25,000 miles bagi 2 orang yang berhasil mengabadikan momen terbaik livery tersebut dalam rangka kuis Tangkap Momen.

“Pada momentum ulang tahun GarudaMiles kali ini, Garuda Indonesia turut menyampaikan apresiasi tersendiri bagi para Top GarudaMiles member yang diselenggarakan dalam acara Exclusive Dinner bertemakan “A Moment to ReMember” pada Selasa (1/10) lalu di Jakarta, atas dukungan yang selalu diberikan untuk Garuda Indonesia dengan senantiasa memilih Garuda Indonesia dalam setiap perjalanannya dengan transportasi udara,” ungkap Irfan dalam pernyatannya, Kamis (03/10/2024).

Dimulai pada tahun 1999 lalu loyalitas Garuda Indonesia hadir dengan nama Garuda Frequent Flyer (GFF) melalui tier Silver dan Gold untuk perjalanan rute domestik, yang selanjutnya diperluas untuk rute internasional pada tahun 2004. Seiring dengan perkembangan program loyalitas, GFF mulai berkolaborasi bersama bank partner dan meluncurkan produk loyalty dalam bentuk kartu kredit co-brand. Kemudian pada tahun 2014, bertepatan dengan resminya Garuda Indonesia bergabung dengan aliansi maskapai dunia SkyTeam, Loyalty Program Garuda Indonesia bertransformasi dan rebranding menjadi GarudaMiles.

“Kepercayaan anggota GarudaMiles selama ini menjadi energi kami ini terus berkembang dengan menghadirkan beragam fitur dan produk yang meningkatkan experience para pelanggan setia kami yang juga membawa GarudaMiles berhasil mencatatkan berbagai rekognisi baik dari skala nasional maupun internasional yang salah satunya adalah penghargaan Best Customer Service dari ajang penghargaan Frequent Flyer terbaik di dunia, Freddie Awards pada tahun 2023 lalu,” ungkap Irfan.

Saat ini GarudaMiles terus memperluas berbagai kerja sama dengan lebih banyak mitra perusahaan lintas sektor industri, termasuk berbagai inisiatif lainnya yang tengah dijajaki untuk ke depannya mulai dari opsi penukaran GarudaMiles menjadi reward non-penerbangan, penambahan kolaborasi dengan maskapai internasional sebagai mitra perolehan dan penukaran miles, serta menambah jumlah kemitraan untuk channel perolehan GarudaMiles.

“Fokus kami adalah bagaimana nantinya GarudaMiles tidak hanya menjadi simbol loyalitas pelanggan semata, melainkan juga dapat digunakan sebagai salah …

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Uncategorized

1.000 Riders BMW Motorrad Merapat ke Bali, Pertamax Turbo Bawa Kejutan

Bali, Hotfokus.com Bali menjadi titik temu para penggemar BMW Motorrad dari berbagai...

Bahlil Gaspol! BBM Bensin Wajib Campur Bioetanol E10 Mulai 2027
Uncategorized

Bahlil Gaspol! BBM Bensin Wajib Campur Bioetanol E10 Mulai 2027

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai menggeber langkah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin....

Hari Pelanggan dan Lima Tahun Merger Pelindo Sudahkah Pelanggan Merasakan Manfaatnya? Bambang Sabekti Praktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional 4 September 2026 Hari Pelanggan Nasional setiap 4 September menjadi momentum yang menarik bagi Pelindo. Sebab, tidak lama lagi, tepat 1 Oktober 2026, Pelindo memasuki lima tahun sejak merger empat BUMN pelabuhan. Lima tahun bukan lagi sekadar masa transisi. Periode ini sudah cukup untuk melihat apakah integrasi organisasi telah menghasilkan kemampuan operasional dan nilai bisnis yang lebih baik. Karena itu, pertanyaan yang relevan bukan lagi apakah merger Pelindo berhasil menyatukan organisasi. Pertanyaan yang lebih penting adalah: apa incremental value setelah Pelindo menjadi satu? Jawabannya perlu dilihat setidaknya dari dua sisi: operational excellence dan customer value. Dalam bisnis pelabuhan, operational excellence tidak cukup dimaknai sebagai meningkatnya produktivitas satu terminal. Pelabuhan merupakan sistem yang melibatkan kapal, terminal, peralatan, tenaga kerja, gate, yard, trucking, serta berbagai proses pelayanan. Operational excellence berarti kemampuan mengelola proses tersebut secara efisien, konsisten, reliable, dan predictable. Kapal membutuhkan kepastian berth. Bongkar muat membutuhkan produktivitas peralatan. Kontainer membutuhkan yard yang dikelola dengan baik. Truk membutuhkan proses gate yang lancar. Pengguna jasa membutuhkan informasi yang akurat dan keputusan operasional yang cepat. Satu titik yang tidak efisien dapat mengurangi manfaat efisiensi pada titik lainnya. Di sinilah merger memberikan peluang besar. Dengan berada dalam satu perusahaan, Pelindo memiliki kesempatan mengembangkan common operating standard, berbagi best practices, mengoptimalkan aset dan kapasitas, serta menggunakan data dan teknologi secara lebih terintegrasi. Namun, standardisasi bukan tujuan akhir. Bagi pelanggan, salah satu manfaat paling fundamental dari merger seharusnya adalah ease of doing business. Sebelum merger, pengguna jasa berhadapan dengan entitas Pelindo yang berbeda sesuai wilayah dan pelabuhannya. Setelah merger, pelanggan secara logis mengharapkan pengalaman berbisnis dengan Pelindo menjadi lebih sederhana: standar semakin jelas, proses semakin seragam, akses informasi semakin mudah, dan tidak perlu menghadapi variasi proses yang sebenarnya tidak memberikan nilai tambah. Inilah salah satu acid test merger: APAKAH MENJADI PELANGGAN PELINDO SEKARANG LEBIH MUDAH DARIPADA SEBELUMNYA? Pertanyaan tersebut bukan sekadar soal keramahan pelayanan. Ease of doing business menyangkut waktu, jumlah tahapan, transparansi, kepastian keputusan, kemudahan akses layanan, serta kemampuan pelanggan menyelesaikan urusannya tanpa proses yang berulang. Dengan perspektif yang sama, digitalisasi juga harus diukur dari manfaatnya bagi pelanggan. Keberhasilan digitalisasi bukan berapa banyak aplikasi yang dimiliki, tetapi berapa banyak proses yang menjadi lebih sederhana dan berapa banyak interaksi yang tidak lagi diperlukan pelanggan. Di sinilah operational excellence bertemu dengan customer value. Dalam bisnis kepelabuhanan, customer value dapat dilihat dari hal yang konkret: waktu yang lebih singkat, proses yang lebih sederhana, biaya yang lebih efisien, dan kepastian yang lebih tinggi. Merger juga memberikan peluang untuk mengelola Pelindo sebagai port network, bukan sekadar kumpulan terminal. Dengan jaringan nasional dalam satu perusahaan, Pelindo memiliki ruang lebih besar untuk mengoptimalkan kapasitas antarpelabuhan, berbagi best practices, mengurangi ketidakseimbangan utilisasi, dan memperkuat konektivitas antarkawasan. Namun, network advantage baru menjadi value apabila pelanggan dapat merasakannya dalam bentuk layanan yang lebih baik dan proses bisnis yang lebih mudah. Karena itu, ukuran keberhasilan merger juga harus tetap berada dalam scope Pelindo. Pelindo tidak menentukan surplus atau defisit perdagangan dan tidak dapat sendirian menyelesaikan seluruh persoalan biaya logistik nasional. Ukuran yang lebih fair adalah: seberapa besar efisiensi, reliability, dan kemudahan berusaha yang berhasil diciptakan pada bagian rantai logistik yang berada dalam kendali Pelindo? Memasuki tahun kelima merger, pertanyaan tersebut semakin relevan. Jika lima tahun pertama merupakan periode konsolidasi dan integrasi, lima tahun berikutnya semestinya menjadi fase untuk membuktikan incremental value of integration. Hari Pelanggan Nasional dapat menjadi reality check yang sederhana. Pelanggan adalah pihak yang paling tepat untuk menilai apakah perubahan internal perusahaan benar-benar menghasilkan perubahan yang mereka rasakan. Pada akhirnya, Pelindo tidak cukup hanya menjadi perusahaan yang lebih besar dan lebih terintegrasi. MERGER HARUS MEMBUAT PELANGGAN LEBIH MUDAH BERBISNIS DENGAN PELINDO. Kemudahan tersebut harus didukung oleh operasi yang semakin reliable, produktif, efisien, dan predictable. Pelindo sudah memiliki skala dan jaringan nasional. Tantangan lima tahun berikutnya adalah mengubah skala tersebut menjadi operational excellence, operational excellence menjadi customer value, dan customer value menjadi ease of doing business. Itulah makna Hari Pelanggan Nasional yang relevan bagi Pelindo: bukan sekadar merayakan pelanggan, tetapi memastikan bahwa setelah lima tahun merger, pelanggan benar-benar merasakan bahwa berbisnis dengan Pelindo menjadi lebih mudah.[•]
Uncategorized

Hari Pelanggan dan Lima Tahun Merger Pelindo Sudahkah Pelanggan Merasakan Manfaatnya?

Bambang SabektiPraktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional 4 September 2026 Hari Pelanggan Nasional...

Uncategorized

Elang Jawa Diselamatkan, PGE Raih Penghargaan HKAN 2026

Jakarta, hotfokus.com Komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dalam menjaga satwa...