Home LISTRIK Dulu Cuma Kirim Batu Bara, Kini Tabalong Siap Kirim Insinyur Energi
LISTRIK

Dulu Cuma Kirim Batu Bara, Kini Tabalong Siap Kirim Insinyur Energi

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan tampaknya tak mau hanya dikenal sebagai lumbung batu bara. Kini, kabupaten ini menyiapkan diri jadi pusat penghasil SDM energi nasional.

Tak tanggung-tanggung, Tabalong menargetkan mencetak 1.000 sarjana dan 15.000 tenaga kerja terampil untuk menopang industri energi—mulai dari pembangkit listrik, tambang, hingga energi terbarukan.

Untuk mewujudkan ambisi itu, Pemkab Tabalong resmi menggandeng Institut Teknologi PLN (ITPLN). Kerja sama ini diteken langsung Bupati Noor Rifani dan Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa di Jakarta.

“Sudah waktunya anak-anak Tabalong tampil. Kami punya PLTU, tambang, proyek energi, tapi tenaga ahlinya masih kurang. Jangan sampai masyarakat lokal cuma jadi penonton,” ujar Rifani, Senin (16/6/2025).

Tabalong memang punya potensi besar. Tiga PLTU besar berdiri di wilayah ini—namun hingga kini, masih banyak tenaga ahli yang didatangkan dari luar daerah.

Menjawab itu, Pemkab telah membangun workshop pelatihan alat berat gratis, satu-satunya di Kalimantan Selatan. Kini, kolaborasi dengan ITPLN ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan membuka peluang riset langsung di lapangan.

Rektor ITPLN, Prof. Iwa, menilai Tabalong sebagai mitra ideal karena punya potensi energi besar dan kebutuhan tenaga kerja yang sangat nyata.

“Kami fokus di bidang energi, dari riset hingga pelatihan praktis. Ini jadi kesempatan menciptakan ekosistem pendidikan yang langsung nyambung ke industri,” katanya.

Selain itu, Tabalong juga mulai mengembangkan pengelolaan sampah berbasis RDF dan cofiring, bekerja sama dengan PLTU untuk mengurangi limbah sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah.

Dengan langkah-langkah ini, Tabalong ingin membuktikan bahwa daerah penghasil tambang juga bisa melahirkan insinyur, teknisi, dan pelaku energi masa depan. (GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PLN Electric Run 2026 Bukan Sekadar Lari, 8.000 Peserta Diajak Ikut Gerakan Energi Hijau
LISTRIK

PLN Electric Run 2026 Bukan Sekadar Lari, 8.000 Peserta Diajak Ikut Gerakan Energi Hijau

Jakarta, hotfokus.com PLN Electric Run 2026 kembali menggabungkan olahraga dengan kampanye lingkungan....

Ekosistem Hidrogen Diperluas, PLN Operasikan 24 Green Hydrogen Plant di Indonesia
LISTRIK

Ekosistem Hidrogen Diperluas, PLN Operasikan 24 Green Hydrogen Plant di Indonesia

Jakarta, hotfokus.com PLN memperluas pengembangan energi hidrogen untuk mendukung peralihan dari energi...

Investor Global Berebut Proyek PSEL, PLN Tawarkan Kontrak Listrik Jangka Panjang 30 Tahun
LISTRIK

Investor Global Berebut Proyek PSEL, PLN Tawarkan Kontrak Listrik Jangka Panjang 30 Tahun

Jakarta, hotfokus.com Minat investor terhadap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)...

PLN Perkuat Sinergi Program Listrik Desa, Anggaran Rp10,3 Triliun Digelontorkan untuk Percepat Elektrifikasi
LISTRIK

PLN Perkuat Sinergi Program Listrik Desa, Anggaran Rp10,3 Triliun Digelontorkan untuk Percepat Elektrifikasi

Jakarta, hotfokus.com PT PLN (Persero) bersama pemerintah terus mempercepat pelaksanaan Program Listrik...