Home NASIONAL Dituduh Sengaja Mengcovidkan Pasien, PERSI Berikan Penjelasan
NASIONAL

Dituduh Sengaja Mengcovidkan Pasien, PERSI Berikan Penjelasan

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) resah dengan pemberitaan miring terkait tuduhan bahwa rumah sakit sengaja mengcovidkan pasien ketika sedang membutuhkan layanan kesehatan demi mengeruk keuntungan. Terlebih pernyataan miring ini disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko beberapa waktu lalu.

Ketua Umum PERSI, Kuntjoro Adi Purjanto, menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tak berdasar. Bahkan tuduhan demi menggiring opini publik dengan menyudutkan pihak rumah sakit sangat menyakiti hati para tenaga kesehatan yang selama ini berjuang di garda terdepan. PERSI menegaskan dalam melayani kesehatan baik pasien Covid-19 dan non-Covid-19 penuh tanggung jawan dengan segala risiko tinggi pada berbagai aspek baik kesehatan maupun non kesehatan.

“Dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien Covid-19, Rumah Sakit memegang teguh dan melaksanakan pelayanan kesehatan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan pihak berwenang lainnya,” ujar Kuntjoro Adi dalam keterangannya, Senin (5/10).

Dalam hal manajemen klinis dan tatalaksana jenazah, Rumah Sakit berpedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, terakhir revisi kelima yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19. Bahkan dalam hal mengajukan klaim pembayaran atas pelayanan pasien Covid-19, rumah sakit juga berpedoman pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/446/2020 tentang petunjuk teknis klaim penggantian biaya pelayanan pasien penyakit infeksi emerging tertentu bagi rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan covid-19.

Adanya pernyataan atau tanggapan yang tak disertai fakta, bukti atau tidak terbukti kebenarannya membangun persepsi keliru atau menggiring opini seolah-olah rumah sakit melakukan perilaku yang tidak sesuai dengan ketentuan atau kecurangan. Persepsi keliru dan opini ini menghasilkan misinformasi dan disinformasi yang merugikan pelayanan rumah sakit dalam penanganan pandemi covid-19.

“Tuduhan ini menimbulkan stigma dan
pengaruh luar biasa pada menurunnya kepercayaan publik terhadap rumah sakit dan meruntuhkan semangat dan ketulusan pelayanan yang dilaksanakan rumah  sakit dan tenaga kesehatan. Ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif dalam pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh rumah sakit kepada pasien dan masyarakat umum,” sambungnya.

Meski kecewa dengan berbagai tudingan mirinf itu, PERSI sangat mendukung pemberian sanksi terhadap oknum petugas atau institusi rumah sakit yang melakukan kecurangan dengan mengcovidkan pasien. PERSI juga menghimbau, mengajak dan senantiasa berkolaborasi kepada para pihak yang  berkepentingan memperbaiki pelayanan kesehatan dalam penanganan pandemi Covid- 19.

“Kami menerima masukan, aspirasi dan keluhan dapat disampaikan dengan cara yang tepat dan saluran yang benar,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut
NASIONAL

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut

Jakarta, Hotfokus.com Presiden Prabowo Subianto resmi mengoperasikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...

RI Tak Lagi Bergantung Impor Beras, Din Syamsuddin Bongkar Peran Mafia Pangan
NASIONAL

Mantap, RI Tak Lagi Bergantung Impor Beras, Din Syamsudin Bongkar Peran Mafia Pangan

Jakarta, Hotfokus.com Tokoh nasional Din Syamsuddin memberi apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi...

Disertasi Irjen Chaidir Bikin Heboh, Tawarkan Model Baru RI-Malaysia Lawan Kejahatan Transnasional
NASIONAL

Disertasi Irjen Chaidir Bikin Heboh, Tawarkan Model Baru RI-Malaysia Lawan Kejahatan Transnasional

Jakarta, Hotfokus.com Sidang terbuka program doktor di STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,...

NASIONAL

116 Ton Jagung Seharga Rp5.500/Kg Disalurkan ke Peternak

Semarang, hotfokus.com Badan Pangan Nasional (Bapanas) mulai menyalurkan 116 ton jagung seharga...