Home EKONOMI Bank Mandiri Siaga Nataru, Uang Tunai Rp25 Triliun Disiapkan untuk Jaga Likuiditas
EKONOMI

Bank Mandiri Siaga Nataru, Uang Tunai Rp25 Triliun Disiapkan untuk Jaga Likuiditas

Share
Bank Mandiri menyiapkan uang tunai Rp25 triliun dan memperkuat layanan digital guna mengantisipasi lonjakan transaksi selama libur Nataru.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Bank Mandiri memperkuat kesiapan layanan keuangan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Perseroan menyiapkan uang tunai net Rp25 triliun, meningkat 5,8% dibandingkan tahun lalu, guna memastikan kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur akhir tahun.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan, alokasi tersebut akan menopang transaksi nasabah selama 33 hari, termasuk pengisian 12.958 mesin ATM dan CRM dengan nilai sekitar Rp2 triliun. Menurutnya, lonjakan aktivitas ekonomi saat Nataru mendorong bank untuk memperkuat kesiapan dari sisi kas maupun layanan.

“Kami memperkirakan transaksi nasabah meningkat. Karena itu, kami memperkuat sinergi jaringan cabang dan layanan digital agar ketersediaan uang tunai terjaga serta layanan tetap lancar dan aman,” ujar Adhika, Selasa (23/12/2025).

Selain uang tunai, Bank Mandiri juga mengantisipasi peningkatan transaksi nontunai. Perseroan mengoperasikan sekitar 307.000 mesin EDC dan QRIS, sekaligus mendistribusikan 956.250 kartu e-money untuk mendukung mobilitas masyarakat selama liburan.

Dari sisi digital banking, layanan Livin’ by Mandiri, Kopra, hingga Livin’ Sukha disiagakan penuh. Bank Mandiri juga memastikan Call Center 14000 serta layanan MITA melalui WhatsApp tetap aktif untuk membantu kebutuhan nasabah kapan pun dibutuhkan.

Kinerja layanan digital terus menunjukkan tren positif. Hingga Oktober 2025, Livin’ by Mandiri telah diunduh 35,8 juta kali, mencatat 3,3 miliar transaksi atau tumbuh 5% secara tahunan (YoY), dengan nilai transaksi mencapai Rp3.621,8 triliun, naik 9% YoY.

Adhika menegaskan, penguatan layanan fisik dan digital ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri menghadirkan solusi finansial yang relevan di tengah perubahan perilaku nasabah. “Transformasi ini menjadi bukti komitmen kami untuk memberikan layanan keuangan yang cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat,” tutupnya. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000
EKONOMI

Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000

Jakarta, Hotfokus.com Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih berlanjut. Setelah nilai...

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan
EKONOMI

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan

Jakarta, hotfokus.com Kabar penting bagi konsumen yang kerap makan di restoran atau...

Dijadikan Aset Investasi dan Aksesoris, Pasar Emas Laris Manis
EKONOMI

Dijadikan Aset Investasi dan Aksesoris, Pasar Emas Laris Manis

Jakarta, hotfokus.com Prospek pasar logam mulia dan emas perhiasan masih menggiurkan alias...

Suroto Bantah KDKMP Jadi Penyebab Alfamart dan Indomaret Tutup
EKONOMI

Suroto Bantah KDKMP Jadi Penyebab Alfamart dan Indomaret Tutup

Jakarta, Hotfokus.com Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto, membantah isu yang...