Home NASIONAL Penyerahan Blok Corridor Harus Sejalan Hasil Judicial Review Permen 23
NASIONAL

Penyerahan Blok Corridor Harus Sejalan Hasil Judicial Review Permen 23

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar menegaskan bahwa pemerintah akan dinilai tidak sejalan dengan amanat hasil Judicial Review Permen 23 di Mahkamah Agung jika benar akan kembali menterahkan pengelolaan Blok Corridor kepada Conoco Phillips (COPI).

“Karena keputusan tersebut akan tidak sejalan dengan amanat hasil Judicial Review Permen 23 di MK, dimana Pertamina kembali diberikan prioritas utama untuk pengelolaan blok-blok terminasi,” kata Arie dalam keterangan resminya yang diterima Hotfokus.com di Jakarta, Kamis.

“Keputusan diberikannya kembali blok tersebut kepada operator existing yang telah menguasai blok tersebut selama kurang lebih 50 tahun itu juga berpotensi akan merugikan Negara dan memperlemah kedaulatan Energi,” tambah Arie.

Ia mengaku sangat kecewa karena seharusnya Blok tersebut diberikan kepada Pertamina, sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33. “Apalagi blok yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan ini sangat vital bagi Pertamina, utamanya untuk integrasi dengan Blok Rokan dan juga Kilang Dumai,” paparnya.

Untuk itu, FSPPB kata dia, akan meminta kepada Pemerintah untuk memberikan 100% blok yang tercatat sebagai penghasil gas terbesar di Indonesia itu kepada Pertamina setelah habis masa kontraknya dengan COPI Desember 2023 mendatang.

“Intinya kita minta mengedepankan penyerahan pengelolaan blok-blok migas terminasi kepada Pertamina sebagaimana amanat konstitusi, khususnya blok yang memberikan value lebih besar bagi Negara,” pungkasnya.

Sebelumnya ada informasi yang menyebutkan bahwa Blok Corridor yang akan terminasi pada 19 Desember 2023 itu akan tetap diserahkan kepada kontraktor eksisting saat ini, yaitu Conoco Phillips (COPI).

Menurut informasi tersebut, keputusan pemberian kembali Blok Corridor kepada perusahaan asal Amerika Serikat itu akan diputuskan dalam waktu dekat. Sementara Pertamina hanya akan diberikan PI (Participating Interest) sebesar 30%.

Sekedar diketahui, kepemilikan COPI di Blok Corridor saat ini sebesar 54% dgn Produksi hingga Semester I 2018, mencapai 840 MMSCFD dan 6600 BOPD dengan angka cadangan yang masih besar.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
MES Jadi Kunci Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat
NASIONAL

MES Jadi Kunci Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Jakarta, Hotfokus.com Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono meminta pengurus...

NASIONAL

Kementan Kejar Cetak Sawah 13.000 Hektare, Target Swasembada Pangan Digenjot

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat program cetak sawah untuk memperkuat ketahanan...

NASIONAL

DAM Kuasai Empat Manajer Investasi BUMN, AUM Tembus Rp170 Triliun

Jakarta, hotfokus.com PT Danantara Asset Management (DAM) resmi mengambil alih pengendalian PT...

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Menko Perekonomian Ingin Proyek Strategis Dikerjakan Engineers Lokal

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah memacu sinergi kementerian/lembaga untuk melakukan rekayasa industri agar bisa...