Jakarta, hotfokus.com
Wakil Menko Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, menegaskan perlu memperkuat kapasitas pengusaha lokal dan memperluas dunia usaha untuk memacu agar ekonomi tumbuh inklusif dan berkelanjutan.
“Di tengah ketidakpastian global, Indonesia perlu memperkuat produksi dalam negeri, perluas akses pasar serta meningkatkan daya saing,” katanya, saat membuka Rakernas III Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Senin (12/10/2026).
Sehingga, ia mengungkap bisa memanfaatkan peluang ekonomi serta memperkuat posisinya dalam rantai pasok global.
Menurut Dradjad penguatan produk dalam negeri menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing pengusaha lokal. Karenanya, p emerintah mendorong optimalisasi penggunaan produk dalam negeri, termasuk melalui belanja pemerintah, penyederhanaan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, industri, lembaga pembiayaan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Ia menilai investasi, konektivitas, dan logistik menjadi kunci agar biaya usaha menjadi lebih efisien dan produk Indonesia menjadi semakin kompetitif. Selain itu perlu diversifikasi ekspor dan nilai tambah, karena Indonesia masih didominasi sejumlah komoditas, antara lain minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferroalloy.

Pada semester I 2026, realisasi investasi hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun atau tumbuh 6,9 persen dan berkontribusi sebesar 29,7 persen terhadap total investasi nasional. (bi)
Leave a comment