JAKARTA, Hotfokus.com
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak besar pada konektivitas udara. Pemerintah pun menyiapkan sejumlah langkah untuk melindungi hak penumpang.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah terus mencari solusi agar konektivitas tetap berjalan.
“Ini semua membuktikan bahwa kami semua berupaya agar ketika terjadi situasi yang tidak kita kehendaki, tetapi konektivitas masih harus terus dicarikan solusinya dengan pengalihan,” ujar AHY, dikutip Selasa (8/9/2026).
2.961 Penerbangan Kena Dampak
Dalam tiga hari terakhir, sebanyak 2.961 penerbangan terdampak. Rinciannya mencakup 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.
Kondisi tersebut turut berdampak pada sedikitnya 341.411 penumpang. Sebanyak 2.930 penerbangan batal, 24 mengalami penundaan atau penjadwalan ulang, sedangkan tujuh penerbangan dialihkan.
Untuk menjaga konektivitas, pemerintah menyiapkan 10 bandara yang beroperasi 24 jam sebagai pendukung pengalihan penerbangan.
Bandara tersebut meliputi Kertajati, Ahmad Yani, Adi Soemarmo, Yogyakarta International Airport, Juanda, Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Syarif Kasim II, Minangkabau, Supadio, dan SAMS Sepinggan.
Penumpang Dapat Refund 100 Persen
AHY memastikan penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan berhak memperoleh refund tiket 100 persen. Kebijakan ini berlaku melalui konter bandara, aplikasi maskapai, hingga online travel agent (OTA).
“Yang pertama, yang refund itu 100 persen harus dikembalikan, baik secara online maupun datang langsung ke bandara,” kata AHY.
Selain refund, pemerintah menyiapkan transportasi lanjutan melalui bus DAMRI dan kereta api bersama PT KAI. Layanan tersebut mencakup perjalanan menuju dan dari Yogyakarta, Solo, Semarang, serta Surabaya.
Pemerintah juga menyiapkan relaksasi bagi penumpang asing yang melewati batas izin tinggal akibat pembatalan penerbangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan dan kepastian bagi penumpang, termasuk WNA, selama gangguan perjalanan berlangsung. (SA/GIT)
Leave a comment