Jakarta, Hotfokus.com
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mulai berfungsi secara terbatas setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyelesaikan pemasangan perkuatan sementara pada struktur jembatan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan dilakukan bertahap karena kondisi struktur jembatan, geometrik jalan, dan tanah di sekitar lokasi masih terdampak longsor.
“Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci agar setiap tahapan penanganan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Dody, Kamis (2/7).

Plt. Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini menjelaskan jembatan kini dapat dilintasi pejalan kaki, sepeda motor, dan mobil dengan muatan maksimal lima ton pada siang hari. Sementara itu, kendaraan berat dan angkutan umum masih dilarang melintas demi menjaga keselamatan.
“Untuk roda dua, roda empat, dan pejalan kaki insyaallah sudah bisa dilalui, namun untuk kendaraan bermuatan besar seperti truk masih belum bisa,” kata Zulkarnaini.
Kementerian PU menegaskan penanganan lanjutan akan terus dilakukan agar konektivitas masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan. (SA/GIT)
Leave a comment