BOJONEGORO, Hotfokus.com
Kehadiran mitra binaan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menjadi salah satu sorotan dalam gelaran Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026. Beragam produk unggulan yang ditampilkan berhasil menarik perhatian pengunjung dan mencatat nilai transaksi yang mengesankan selama pameran berlangsung.
Salah satu produk yang banyak diminati adalah Batik Sekar Rinambat, hasil karya perajin dari desa-desa sekitar wilayah operasi JTB. Karya tersebut bahkan mendapat perhatian khusus dari sejumlah tamu yang hadir, termasuk Cantika Wahono.

Festival yang berlangsung selama empat hari di Alun-alun Bojonegoro itu sukses mendatangkan lebih dari 32 ribu pengunjung. Selain menampilkan koleksi batik khas daerah, PEPC JTB juga memperkenalkan berbagai produk usaha mikro binaan lainnya, seperti olahan herbal berbahan kelor dan tanaman kesehatan.
Tingginya minat masyarakat membuat stan PEPC JTB menjadi salah satu yang paling ramai sepanjang acara. Dalam kurun waktu pameran, nilai penjualan yang tercatat mencapai lebih dari Rp30 juta.
Tidak hanya unggul dari sisi penjualan, PEPC JTB juga mencatat prestasi pada ajang Batik Fashion Show. Karya busana bertema Jagat Tengul rancangan desainer lokal Bojonegoro, Engki Adi Saputra, berhasil meraih posisi juara pertama. Desain tersebut mengangkat kekayaan budaya daerah melalui perpaduan filosofi alam dan seni Tari Tengul yang menjadi identitas Bojonegoro.

Ajang Wastra Batik Festival tahun ini diikuti 69 peserta yang berasal dari berbagai kota di Jawa Timur serta sebagian wilayah Jawa Tengah. Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, menilai kegiatan tersebut mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus sarana pelestarian warisan budaya.
Head Communication, Relations & CID PEPC Zona 12, Weanny Hikmat, mengatakan partisipasi perusahaan dalam festival tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di sekitar area operasi.
Melalui pameran seperti ini, PEPC berharap produk-produk binaan lokal semakin dikenal masyarakat luas dan memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional. (***)
Leave a comment