Home PERTAMINA Pertamina Tancap Gas Pakai AI, Bidik Tambahan EBITDA Rp4,8 Triliun dari Transformasi Digital
PERTAMINA

Pertamina Tancap Gas Pakai AI, Bidik Tambahan EBITDA Rp4,8 Triliun dari Transformasi Digital

Share
Pertamina Tancap Gas Pakai AI, Bidik Tambahan EBITDA Rp4,8 Triliun dari Transformasi Digital
Share

Tangerang, hotfokus.com

PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital untuk memperkuat performa bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lini perusahaan.

Lewat strategi transformasi digital yang dijalankan secara menyeluruh, Pertamina membidik kontribusi EBITDA hingga US$300 juta atau setara sekitar Rp4,8 triliun pada 2027.

Senior Vice President Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo mengungkapkan perusahaan kini menempatkan penciptaan nilai bisnis atau value creation sebagai prioritas utama dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi dasar penting dalam pengembangan implementasi AI yang lebih terukur dan mampu memberi dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

Dalam ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition di ICE BSD, Tangerang, Sigit menjelaskan Pertamina menjalankan program Digital Factory sebagai motor transformasi digital dari hulu hingga hilir bisnis perusahaan.

Program itu meliputi pemetaan persoalan operasional, pengembangan Minimum Viable Product (MVP), penerapan digital analytics, sampai perluasan implementasi ketika solusi terbukti efektif meningkatkan performa bisnis.

Sebagai bentuk keseriusan, Pertamina juga menghadirkan Pertamina Digital Hub yang bertugas mengoordinasikan seluruh pengembangan AI dan digital analytics di lingkungan perusahaan. Unit tersebut bahkan melapor langsung kepada CEO.

Sigit menegaskan penggunaan AI di Pertamina bukan sekadar mengikuti tren teknologi. Perusahaan terlebih dahulu mengidentifikasi tantangan operasional sebelum menentukan solusi berbasis AI, machine learning, analytics, maupun teknologi digital lainnya.

Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Pada 2024, Pertamina mencatat value creation lebih dari US$35 juta. Angka itu melonjak pada 2025 dengan realisasi hampir US$80 juta atau melampaui target awal sebesar US$50 juta.

Memasuki 2026, Pertamina kembali menaikkan target value creation menjadi US$150 juta.

Digitalisasi juga semakin masif diterapkan di sektor hulu migas. Melalui program ChanceX, Pertamina memanfaatkan AI dan machine learning untuk meningkatkan rasio keberhasilan eksplorasi hingga 10 persen di salah satu basin.

Saat ini teknologi tersebut terus diperluas untuk mendukung aktivitas drilling, optimasi produksi, reservoir management, hingga berbagai operasi upstream lainnya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PERTAMINA

PHR Kunci 3 Sertifikasi ISO, Standar Mutu hingga K3 Makin Diperkuat

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus memperkuat standar pengelolaan bisnis...

PERTAMINA

Biodiversitas Mangrove Kariangau Meledak, Program PTK Bawa Hasil Nyata

Balikpapan, hotfokus.com Ekosistem mangrove di kawasan Shorebase Tanjung Batu, Kariangau, Balikpapan Barat,...

PERTAMINA

PHR Kembali Raih 3 ISO, Standar Mutu hingga K3 Makin Diperkuat

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali membuktikan konsistensinya dalam menjaga...

PERTAMINA

Pertamina Drilling dan Weatherford Bersinergi, Gebrak Bisnis Pengeboran Migas dan Panas Bumi

Bali, hotfokus.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperluas jaringan bisnisnya dengan menggandeng...