Home NASIONAL Asuransi Nelayan Kalbar Disorot
NASIONAL

Asuransi Nelayan Kalbar Disorot

Share
Share

JAKARTA — Di Kalimantan Barat (Kalbar) ditemukan skema asuransi nelayan yang dinilai aneh karena tidak sesuai dengan skema asuransi yang ditawarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sesuai temuan Komisi IV DPR RI, jumlah pembayaran premi dan klaim asuransi berdasarkan usia nelayan. Akibatnya para nelayan belum tentu mendapatkan klaim dan premi yang sama.

Skema asuransi yang akan berlaku tahun depan itu ditemukan dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Pelabuhan Sungai Kakap, Kuburaya, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi IV DPR RI, Kasriyah, mengatakan banyak nelayan mengeluhkan skema asuransi itu.

Menurut Ichsan Firdaus, anggota Komisi IV lainnya, kebijakan KKP yang tidak sinkron dengan implementasi operasional di bawahnya itu terjadi akibat ketiadaan kontrol dan supervisi dari kementerian yang saat ini dipimpin Susi Pujiastuti.

Menurut dia, asuransi nelayan merupakan amanat Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan. Di lapangan, lanjut Ichsan Firdaus, skema yang diusulkan pihak Jasindo berbeda dari yang pernah diumumkan KKP. Padahal Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan belum ada kebijakan asuransi untuk nelayan yang premi dan klaimnya berdasarkan usia nelayan sebagaimana penjelasan yang diterima dari para nelayan.

“Kedua, yang saya tahu asuransi nelayan ini hanya diberikan nelayan dalam satu tahun dan pada tahun berikutnya nelayan harus membayar sendiri preminya. Jangan sampai semua itu menjadi masalah baru di nelayan, sehingga terjadi kebingunan, bagaimana klaimnya, bagaimana membayar preminya dan sebagainya,” papar Ichsan.

Kasriyah dan Ichsan berharap agar adanya perbedaan skema premi dan klaim, keduanya berharap KKP dapat mempertanyakan hal tersebut kepada pihak Jasindo dan membicarakan ulang berdasarkan kontrak yang sudah disepakati sebelumnya. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
MES Jadi Kunci Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat
NASIONAL

MES Jadi Kunci Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Jakarta, Hotfokus.com Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono meminta pengurus...

NASIONAL

Kementan Kejar Cetak Sawah 13.000 Hektare, Target Swasembada Pangan Digenjot

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat program cetak sawah untuk memperkuat ketahanan...

NASIONAL

DAM Kuasai Empat Manajer Investasi BUMN, AUM Tembus Rp170 Triliun

Jakarta, hotfokus.com PT Danantara Asset Management (DAM) resmi mengambil alih pengendalian PT...

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Menko Perekonomian Ingin Proyek Strategis Dikerjakan Engineers Lokal

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah memacu sinergi kementerian/lembaga untuk melakukan rekayasa industri agar bisa...