Home PERTAMINA Pertamina Kolaborasi dengan ITB, Cetak 419 Insinyur Siap Jawab Tantangan Energi Masa Depan
PERTAMINA

Pertamina Kolaborasi dengan ITB, Cetak 419 Insinyur Siap Jawab Tantangan Energi Masa Depan

Share
Pertamina Kolaborasi dengan ITB, Cetak 419 Insinyur Siap Jawab Tantangan Energi Masa Depan
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pertamina terus menyiapkan fondasi kuat menghadapi perubahan besar di industri energi. Salah satu langkah strategisnya terlihat dari kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) tahun 2026. Lewat program ini, sebanyak 419 perwira Pertamina mengikuti pendidikan profesi untuk memperkuat kapasitas teknis dan kepemimpinan.

Program tersebut menjadi bagian dari agenda jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pertamina menargetkan lahirnya insinyur-insinyur andal yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap transformasi digital, transisi energi, dan pengembangan energi hijau.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menekankan bahwa peran insinyur sangat vital dalam perjalanan ketahanan energi Indonesia selama puluhan tahun. Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi kunci agar Pertamina tetap relevan di tengah perubahan industri global.

“Kolaborasi Pertamina dan ITB ini bertujuan menyiapkan insinyur yang kuat secara teknis, memiliki daya analisis yang matang, menjunjung etika profesi, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan,” ujar Simon saat pembukaan PSPPI di ITB, Bandung, Kamis (8/1/2026).

PSPPI tidak hanya berfokus pada penguatan keahlian teknik. Program ini juga dirancang untuk membentuk kepemimpinan dan profesionalisme perwira, sehingga mampu menjaga kinerja operasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru di sektor energi.

Direktur SDM Pertamina Andy Arvianto menilai pengembangan kompetensi sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan perusahaan. Ia menegaskan pentingnya akses pembelajaran berkelanjutan bagi seluruh perwira agar selalu selaras dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.

“Pendidikan profesi adalah investasi strategis. Kami ingin setiap perwira memiliki kesempatan meningkatkan kapasitas diri agar tetap relevan dan profesional,” kata Andy.

Dari kalangan akademisi, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara menilai sinergi ini sebagai langkah nyata dalam membangun kualitas SDM sektor energi. Ia menyebut program tersebut juga selaras dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

“Program ini memastikan insinyur Indonesia memiliki kompetensi teknis berstandar global, wawasan luas, karakter kuat, serta etika profesi yang terjaga,” ungkap Tatacipta.

Program Profesi Insinyur kolaborasi Pertamina dan ITB resmi dimulai pada 8 Januari 2026 dan berlangsung selama satu tahun atau dua semester. Melalui penguatan SDM secara berkelanjutan, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi, dan mendukung target Net Zero Emission 2060. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PERTAMINA

Pertamuda 2026 Masuki Babak Penentuan, Puluhan Startup Muda Berebut Peluang Emas

Denpasar, Hotfokus.com Puluhan calon pengusaha muda mulai mempersiapkan langkah berikutnya untuk mengembangkan...

PERTAMINA

PHE Kantongi Temuan Migas 333 Juta BOE, Produksi Harian Hampir 1 Juta Barel

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat kinerja sektor hulu...

PERTAMINA

Lima UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Ratusan Juta di Forum Internasional

Jakarta, Hotfokus.com Produk usaha lokal mendapat kesempatan menjangkau pasar internasional melalui ajang...

Pertamina SMEXPO 2026 Hadir di Bekasi, 50 UMKM Dapat Kesempatan Perluas Pasar
PERTAMINA

Pertamina SMEXPO 2026 Hadir di Bekasi, 50 UMKM Dapat Kesempatan Perluas Pasar

Jakarta, Hotfokus.com Pertamina kembali membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan...