Home NASIONAL Produsen Mobil Listrik Wajib Penuhi TKDN Setelah Nikmati Insentif Impor
NASIONAL

Produsen Mobil Listrik Wajib Penuhi TKDN Setelah Nikmati Insentif Impor

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Setelah menikmati insentif impor berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) dalam keadaan utuh (completely built up), produsen mobil harus penuhi kewajiban produksinya dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sesuai aturan yang berlaku.

“Mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027, para produsen wajib memproduksi mobil listrik di Indonesia dengan jumlah setara kuota impor CBU, sesuai aturan TKDN yang sudah ditetapkan,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Mahardi Tunggul Wicaksono, dalam keterangan yang dilansir Rabu (27/8/2025).

Dalam perjalanannya, perusahaan juga harus memperhatikan nilai, besaran nilai TKDN. “Dari 40 persen harus secara bertahap naik menjadi 60 persen besaran nilai TKDN,” jelasnya.

Ia mengaku ada enam perusahaan yang mengikuti program insentif CBU. Dari jumlah itu, ada yang akan menambah investasi sebesar Rp15 triliun serta rencana penambahan kapasitas produksi sebanyakk 305 ribu unit.

Dari enam perusahaan tersebut, dua perusahaan bekerjasama perakitan dengan assembler lokal, yakni PT Geely Motor Indonesia dan PT Era Industri Otomotif.

Tunggul menambahkan program percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik membuat populasi kendaraan jenis ini terus meningkat setiap tahun.

Pada 2024, total populasi kendaraan listrik mencapai 207 ribu unit atau meningkat 78 persen dari tahun 2023 sebanyak 116 ribu unit. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional
NASIONAL

Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional

Jakarta, Hotfokus.com Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menghadirkan Kampus Pascasarjana di Jakarta untuk...

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal
NASIONAL

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal

Cibubur, hotfokus.com Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengaku dirinya tak anti produk...

KKP melatih 30 pelaku usaha lewat Program Gemilang untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperluas akses KUR sektor perikanan.
NASIONAL

KKP Bekali UMKM dan Koperasi Literasi Keuangan, Genjot Akses KUR Perikanan

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pilot project Program Generasi...

Mentan Andi Amran mempercepat cetak sawah, optimalisasi lahan, dan hilirisasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
NASIONAL

Mentan Ungkap Strategi Perkuat Ketahanan Pangan, dari Cetak Sawah hingga Hilirisasi

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah terus memperkuat ketahanan...