Home EKONOMI Kemendag Gandeng Kemkum Perkuat Regulasi & Dongkrak Perdagangan
EKONOMI

Kemendag Gandeng Kemkum Perkuat Regulasi & Dongkrak Perdagangan

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Perdagangan menggandeng Kementerian Hukum untuk memperkuat regulasi serta mendongkrak kinerja perdagangan.

“Ini merupakan manifestasi dari visi bersama untuk membangun ekosistem perdagangan yang didukung regulasi yang efektif dan implementasi hukum yang konsisten,” kata Mendag, Budi Santoso, saat bersama Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas menandatangani Nota Kesepahaman, Rabu (14/5/2025).

Nota Kesepakatan ini untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi pelaksanaan urusan pemerintahan bidang hukum dan perdagangan.

“Dengan ada Nota Kesepahaman (MoU) diharapkan berdampak signifikan terhadap regulasi dan kinerja perdagangan ke depan,” jelas mendag.

Sementara itu, Menkum Supratman Andi Agtas, mengungkap perlunya kolaborasi yang intens antara seluruh kementerian/lembaga untuk mencapai Indonesia emas pada 2045.

Karenanya selain menandatangani nota kesepahaman di sektor perdagangan, juga dengan 20 kementerian/lembaga lainnya. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...