Home PERTAMINA Instruksi Presiden Prabowo : Pengecer LPG 3 Kg Diaktifkan, KESDM dan Pertamina Gercep Tinjau Suplai LPG
PERTAMINA

Instruksi Presiden Prabowo : Pengecer LPG 3 Kg Diaktifkan, KESDM dan Pertamina Gercep Tinjau Suplai LPG

Share
Instruksi Presiden Prabowo Pengecer LPG 3 Kg Diaktifkan, KESDM dan Pertamina Gercep Tinjau Suplai LPG
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pasca Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengaktifkan pengecer (Sub pangkalan) LPG 3 Kg, Kementerian KESDM bersama Pertamina melakukan peninjauan ke lokasi suplai point LPG di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) LPG Patra Trading Plumpang, Jakarta Utara, Rabu.

Wakil Menteri ESDM RI, Yuliot didampingi Dirjen Migas Kementerian ESDM Achmad Muchtasyar, Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, meninjau langsung proses suplai LPG.

Dalam kunjungannya, pemerintah melalui Kementerian ESDM memastikan ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari stasiun SPBE ke agen, pangkalan dan pengecer (Sub pangkalan) berjalan lancar sesuai standar yang ditetapkan.

Rombongan juga melanjutkan peninjauan ke Pangkalan LPG 3 Kg Wahidin di Jalan Manggar, Lagoa, Koja, Jakarta. Hal ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi LPG hingga ke tingkat pangkalan dan pengecer resmi.

“Kami melihat langsung kondisi distribusi LPG di lapangan, khususnya untuk LPG 3 kg yang sangat dibutuhkan masyarakat. Di wilayah padat seperti Jakarta Utara, distribusi berjalan lancar tanpa antrian, dan masyarakat terlayani dengan baik,” ujar Yuliot.

Lebih lanjut, Yuliot menegaskan bahwa standar keamanan di setiap proses distribusi LPG telah ditetapkan dengan ketat. SPBE, agen, dan pangkalan LPG menjalani inspeksi berkala guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi keamanan, termasuk dalam hal penyimpanan dan distribusi.

“Kami memastikan bahwa SPBE beroperasi dengan standar keamanan tinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Begitu pula di tingkat agen dan pangkalan, terdapat pengawasan terhadap sistem penyimpanan serta distribusi LPG agar tetap aman,” katanya.

Pemerintah telah melakukan penataan ulang rantai pasok LPG, yang dimulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) ke agen, kemudian ke pangkalan, hingga akhirnya ke pengecer resmi atau sub-pangkalan. Upaya ini juga didukung dengan sistem monitoring yang memantau kebutuhan serta ketersediaan suplai harian di berbagai daerah.

“Kami melakukan pengecekan terhadap distribusi LPG dari SPBE hingga ke masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa suplai LPG cukup dan tidak ada kendala dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat,” tutup Yuliot.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turut meninjau toko pangkalan LPG 3 Kg Merry di area Menteng Wadas Timur Jakarta Selatan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi berjalan lancar hingga ke masyarakat yang membutuhkan.(*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PEP Sangasanga Siapkan Calon Talenta Migas, Mahasiswa Polnes Dapat Bekal Langsung dari Praktisi
PERTAMINA

PEP Sangasanga Siapkan Calon Talenta Migas, Mahasiswa Polnes Dapat Bekal Langsung dari Praktisi

Samarinda, Hotfokus.com PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field memperkenalkan dunia industri hulu...

Pertamina Perluas Energi Bersih ke Pelosok, Ratusan Desa Kini Punya Sumber Ekonomi Baru
PERTAMINA

Pertamina Perluas Energi Bersih ke Pelosok, Ratusan Desa Kini Punya Sumber Ekonomi Baru

Jakarta, Hotfokus.com Pemanfaatan energi terbarukan mulai memberikan dampak lebih luas bagi kehidupan...

Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!
PERTAMINA

Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina (Persero) bersama Toyota memperluas kemitraan untuk mengantisipasi perubahan...

PLN Bidik Dukungan Australia, Penguatan Listrik Jawa Timur-Bali Jadi Prioritas
PERTAMINA

PLN Bidik Dukungan Australia, Penguatan Listrik Jawa Timur-Bali Jadi Prioritas

Jakarta, Hotfokus.com PT PLN (Persero) mulai memperluas kemitraan internasional untuk mempercepat transformasi...