Home NASIONAL Wapres Bilang Penyebar Hoax Harus Dihukum
NASIONAL

Wapres Bilang Penyebar Hoax Harus Dihukum

Share
Foto REUTERS/Beawiharta
Share

Jakarta, hotfokus – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menegaskan, penyebar kabar bohon alias hoax harus ditindak secara hukum karena dapat meresahkan serta mengganggu keamanan.

Wapres mengingatkan perpecahan antara Arab Saudi dengan Qatar dipicu kabar-kabar hoax.

Wapres berkali-kali menjadi sasaran berita bohong. Terakhir, Kamis (24/8) malam, kabar bohong menyebut Wapres JK harus dilarikan ke rumah sakit di Singapura karena sakit.

Terkait kabar bohong tersebut, JK mengatakan, Dubes Singapura sempat menghubunginya untuk mempersiapkan kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu.

“Mau diatur rumah sakitnya,” tutur JK.

Wapres memandang kabar hoax sangat berbahaya. Karena itu masyarakat dimintanya disiplin mengecek kebenaran kabar yang diterima.

“Perang bisa terjadi karena hoax, yang terjadi antara Arab Saudi dan Qatar kan hoax. Bayangkan bahayanya kalau orang main-main dengan begitu,” ungkapnya. (ken)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...