Home INTERNASIONAL China Menuduh Trump Menyabotase’ Perdagangan Dunia
INTERNASIONALPOLITIKSOSIAL

China Menuduh Trump Menyabotase’ Perdagangan Dunia

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

China meningkatkan perang kata-kata dengan Presiden Trump karena perdagangan. Setelah mengekspresikan “ketidakpuasan yang kuat” minggu ini atas penyelidikan A.S. terhadap dugaan pencurian rahasia perusahaan Amerika di China, Beijing pada hari Kamis menuduh pemerintahan Trump menyabotase sistem perdagangan global. Perwakilan Dagang A.S. Robert Lighthizer mengumumkan pada hari Jumat lalu bahwa dia secara resmi memulai penyelidikan mengenai apakah China secara tidak adil menguasai teknologi Amerika dan kekayaan intelektualnya. Berdasarkan undang-undang perdagangan A.S. dari tahun 1974, penyelidikan diperkirakan berlangsung paling tidak setahun. Pada akhirnya, hal itu memungkinkan Trump untuk mengenakan tarif impor China, atau menghukum Beijing dengan cara lain.

Dengan menggunakan hukum domestik AS, penyelidikan tersebut “menyabotase sistem perdagangan internasional yang ada dan juga menuangkan air dingin ke pihak-pihak yang telah bekerja keras untuk mempromosikan hubungan ekonomi dan perdagangan China-AS,” juru bicara Kementerian Perdagangan Gao Feng mengatakan pada hari Kamis di sebuah reguler Briefing berita Trump sejauh ini gagal untuk menindaklanjuti sebagian besar retorika kampanyenya yang agresif dalam perdagangan dengan China, yang telah dituduh mencuri pekerjaan Amerika melalui praktik yang tidak adil. Alih-alih konfrontasi, dia memilih berunding untuk negosiasi sambil meminta bantuan Beijing dalam upaya mengendalikan program senjata nuklir Korea Utara. Tapi dia telah menyatakan frustrasinya dengan kurangnya kemajuan dalam beberapa pekan

Perdagangan dan Korea Utara telah menjadi iritasi dalam hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia. Beijing bereaksi dengan marah terhadap pergerakan A.S. baru-baru ini untuk gebrakan tugas di aluminium foil China, dan untuk memberi sanksi kepada perusahaan China atas tuduhan berurusan dengan rezim Korea Utara. Namun penyelidikan lainnya yang diminta Trump awal tahun ini – apakah baja dan aluminium yang dikirim ke A.S. merupakan ancaman terhadap keamanan nasional – dalam keadaan limbo, dua bulan setelah mereka diperkirakan akan selesai. Penyelidikan tersebut dapat mempengaruhi mitra dagang utama termasuk China, Kanada, Uni Eropa dan Brasil.[r/red]

(CNNInternational 24/8/2017)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
INTERNASIONAL

Dirjen PKTN: Hindari Transfer ke Rekening Penjual Saat Transaksi Daring & Luring

Jakarta, hotfokus.com Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Moga Simatupang,...

INTERNASIONAL

Ribuan Balpres Impor Ilegal di Tj Priok & Kalbar Senilai Rp41 Miliar Disita

Jakarta, hotfokus.com Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membongkar puluhan kontainer berisi...

INTERNASIONAL

Indonesia-Jepang Sepakat Perkuat Transisi Energi dan Industri Hijau

Paris, hotfokus.com Indonesia dan Jepang sepakat mengembangkan transisi energi dan industri hijau...

INTERNASIONAL

Indonesia-Swiss Siapkan Kerja Sama Mineral dan Energi, Penandatanganan Ditargetkan Juni Ini

Jakarta, hotfokus.com Indonesia dan Swiss terus memperkuat hubungan bilateral melalui pembahasan kerja...