Home NASIONAL Pengaturan Barang Impor Diharapkan Tepat Sasaran
NASIONAL

Pengaturan Barang Impor Diharapkan Tepat Sasaran

Share
Share

Bali, hotfokus.com

Pemerintah berharap kebijakan pengaturan terhadap barang impor ini dapat menciptakan proses yang lebih efektif dan efisien. Karena itu Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) akan mengawasi ketat pengaturan barang yang dilarang dan dibatasi agar tepat sasaran dan tepat guna serta tidak disalahgunakan.

Hal itu dikatakan Staf Khusus Menteri Perdagangan, Slamet Nur Achmad Effendy, saat membuka sosialisasi Ketentuan Impor Barang Komoditas Post Border, Jumat (16/2/2024).

Ia mengaku pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan No 36/2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor sebagai dasar hukum dalam pelaksanaan kegiatan Impor, yang menggantikan Peraturan Menteri Perdagangan No 20/2021. Peraturan baru ini mulai berlaku 10 Maret 2024.

Sementara itu, Direktur Tertib Niaga Ditjen PKTN, Tommy Andana, mengungkap BPTN Surabaya pada 2024 telah melakukan pemeriksaan dan pengawasan tata niaga impor di luar kawasan pabean (Post Border) terhadap 227 perusahan dan 417 Dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Dalam pemeriksaan dan pengawasan ini ditemukan 93 pelanggaran.

Direktorat Tertib Niaga juga telah melakukan kegiatan analyzing point dengan memeriksa kesesuaian dokumen impor yang tersedia secara online terhadap 1.902 PIB.

Dengan ada sosialisasi ini, ia berharap dapat memberi informasi yang tepat kepada seluruh pelaku usaha, agar tertib hukum dan menaati peraturan dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Ini sejalan dengan upaya Kemendag dalam menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat.

Pemerintah telah memberi banyak kemudahan untuk pelaku usaha, termasuk diantaranya kemudahan pengurusan perijinan, keringanan di bidang fiskal, mempersingkat waktu arus masuk barang dan pembinaan terhadap pelaku usaha, sehingga sudah sepatutnya pelaku usaha tertib hukum dalam melaksanakan kegiatan usaha. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional
NASIONAL

Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional

Jakarta, Hotfokus.com Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menghadirkan Kampus Pascasarjana di Jakarta untuk...

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal
NASIONAL

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal

Cibubur, hotfokus.com Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengaku dirinya tak anti produk...

KKP melatih 30 pelaku usaha lewat Program Gemilang untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperluas akses KUR sektor perikanan.
NASIONAL

KKP Bekali UMKM dan Koperasi Literasi Keuangan, Genjot Akses KUR Perikanan

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pilot project Program Generasi...

Mentan Andi Amran mempercepat cetak sawah, optimalisasi lahan, dan hilirisasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
NASIONAL

Mentan Ungkap Strategi Perkuat Ketahanan Pangan, dari Cetak Sawah hingga Hilirisasi

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah terus memperkuat ketahanan...