Home EKONOMI Maju Caketum KADIN DKI, Diana Dewi Janji Perkuat Struktur Organisasi
EKONOMINASIONAL

Maju Caketum KADIN DKI, Diana Dewi Janji Perkuat Struktur Organisasi

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Calon Ketua Umum KADIN DKI Jakarta periode 2019-2024, Diana Dewi berjanji akan memperkuat struktur organisasi mulai dari wilayah Kotamadya hingga Provinsi, serta memperkuat komunikasi dan keterlibatan asosiasi dalam semua kegiatan KADIN DKI.

“Kita juga akan memperkuat kemanfaatan organisasi bagi seluruh anggota asosiasi, memperkuat kerjasama baik dengan KADIN Pusat maupun KADIN daerah lain, mengoptimalkan dan menjajaki kemitraan dalam program Jakarta sister City dan membantu pelaku usaha dalam program Industri 4.0. Ini semua akan menjadi misi saya dalam memimpin organisasi jika dipercaya menahkodai KADIN DKI,” kata Diana dalam keterangan persnya yang diterima Hotfokus.com di Jakarta, Minggu (14/4/2019).

Ia juga berjanji akan menjadikan era industri 4.0 sebagai peluang sekaligus tantangan untuk membangun KADIN DKI yang lebih kuat dan martabat, jika nanti dipercaya untuk mengemban amanah tersebut.

“Sebagai pelaku bisnis yang juga bagian dari KADIN DKI Jakarta, saya justru melihat tantangan tersebut sebagai peluang untuk membangun organinasasi yang lebih kuat dan bermartabat,” papar Diana.

Menurut dia, kecepatan, ketepatan dan transparansi data menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Dengan demikian pelaku bisnis juga harus siap menuju era industri 4.0 sebagai peluang dan tantangan baru bagi setiap pelaku usaha.

“Saya berkomitmen KADIN DKI harus bersiap dan memberikan manfaat yang besar untuk dapat membantu anggotanya agar dapat memiliki daya saing yang tinggi,” tukasnya.

Dengan visi menjadikan KADIN DKI sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam pembuatan dan implementasi, serta sebagai tolak ukur atas barometer utama kesiapan dunia usaha dalam menyongsong dunia industri 4.0, maka dirinya berharap implementasi antara dunia usaha dengan pemerintah harus sejalan.

“Kalau menjadi mitra pemerintah, maka paling tidak kita bisa mengikuti apa yang sudah menjadi program pemerintah atau bisa memberi masukan tentang kondisi dunia usaha itu seperti apa. Dalam hal ini, implementasi antara dunia usaha dengan pemerintah itu harus sejalan,” papar wanita yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KADIN DKI ini.

Lebih jauh ia mengatakan, bahwa perkembangan dunia usaha yang semakin cepat dapat mendorong pelaku usaha untuk merubah kebijakan maupun implementasi dalam usahanya.

Ia menambahkan, Jakarta sebagai ibukota negara RI, dikenal sebagai pusat perdagangan dan jasa di mana bisnis ini sangat rentan terhadap perubahan. “Salah satunya adalah perubahan di sektor tekhonologi,” ucap pengusaha yang juga bergerak di bisnis impor daging ini.

Diana sendiri menjadi satu-satunya Srikandi yang akan maju sebagai calon Ketua Umum KADIN DKI di tengah sekian calon lainnya yang semuanya laki-laki. Dia juga merupakan salah satu calon yang paling serius mempersiapkan diri menghadapi pemilihan yang rencananya akan digelar pada 30 April 2019 itu.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
BPS memulai Sensus Ekonomi 2026 secara nasional untuk memetakan kondisi ekonomi dan meminta masyarakat berpartisipasi aktif.
NASIONAL

BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026, Pelaku Usaha Diajak Berpartisipasi Aktif

Jakarta, hotfokus.com Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026...

PUSKEPI: Program Perumahan Subsidi Harus Menjadi Gerakan Nasional yang Didukung Penuh Presiden dan Seluruh Kementerian Terkait
NASIONAL

PUSKEPI: Program Perumahan Subsidi Harus Menjadi Gerakan Nasional yang Didukung Penuh Presiden dan Seluruh Kementerian Terkait

Jakarta, hotfokus.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, menegaskan bahwa...

Kementan mempercepat luas tambah tanam di 10 provinsi untuk menjaga produksi padi dan pasokan beras saat risiko kekeringan meningkat.
EKONOMI

Produksi Padi Terancam Cuaca Ekstrem? Kementan Siapkan Strategi Khusus di 10 Provinsi Ini

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi...

Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp100,6 triliun hingga April 2026, memperkuat APBN di tengah ketidakpastian global.
NASIONAL

Mantap, Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, APBN Makin Kokoh di Tengah Gejolak Global

Jakarta, hotfokus.com Kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai mencatat sinyal positif hingga April...