Home NASIONAL Lapor LHKPN Rendah, Formappi: Jangan Dipilih Lagi
NASIONAL

Lapor LHKPN Rendah, Formappi: Jangan Dipilih Lagi

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Kepatuhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih rendah.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen atau Formappi Lucius Karus menilai rendahnya tingkat kepatuhan anggota DPR melaporkan LHKPN sangat mungkin karena terlalu punya banyak harta yang terkumpul, dan pada saat bersamaan kesulitan melakukan verifikasi apakah harta-harta tersebut bisa dipertanggungjawabkan atau tidak.

Menurut Lucius, masih adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan anggota DPR membuktikan praktik rente demi menambah harta masih terus terjadi. “Mereka (pelaku) sama sekali tak merasa jera dengan hukuman terhadap anggota sebelumnya,” kata Lucius, Rabu (3/4).

Lucius menjelaskan hal itu berarti bahwa korupsi bukan sekadar karena kesempatan saja, tetapi seperti jadi sebuah misi. “Mereka (pelaku) melanjutkannya secara sadar, bahkan risiko OTT nampaknya sudah tak menakutkan mereka,” ungkapnya.

Nah, Lucius menambahkan dengan kondisi seperti itu, jelas upaya pemberantasan dengan OTT mungkin tidak ampuh lagi untuk menekan korupsi di DPR.

Karena itu, Lucius berpandangan pencegahan bisa dihidupkan agar sejak awal ada semacam penggiringan perilaku anggota untuk terhindar dari korupsi. “Salah satunya dengan pelaporan LHKPN secara rutin,” tegasnya.

Menurut Lucius, kepatuhan melaporkan LHKPN jadi bukti keseriusan DPR untuk menjauhi korupsi. Sebaliknya, kata Lucius, ketidakpatuhan merupakan signal masih tingginya nafsu untuk korupsi.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...