Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina (Persero) terus memperluas dampak sosialnya dengan menggeber Program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Inisiatif yang masuk dalam skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dirancang khusus untuk membantu masyarakat dengan usaha skala ultra mikro agar mampu bertumbuh dan lebih mandiri secara ekonomi.
Program tersebut menyasar beragam kelompok, mulai dari warga terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), mahasiswa, hingga masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan yang ingin merintis atau mengembangkan usaha kecil.
Salah satu penerima manfaat, Tasya Putri, merasakan perubahan besar sejak menjadi mitra UMiMAX pada 2025. Mahasiswi bidang kesehatan itu menjalankan usaha Kopling (Kopi Keliling) di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan.
“Sejak ikut UMiMAX, kondisi ekonomi saya jauh lebih terbantu. Saya bisa membiayai kuliah dan membantu kebutuhan sekolah tiga adik saya,” kata Tasya saat menghadiri acara Silaturahmi Penerima Manfaat UMiMAX di Taman Tebet, Sabtu (7/2/2026).
Sebelum bergabung, Tasya hanya menjual gorengan dengan pendapatan terbatas. Namun setelah mendapat dukungan berupa gerobak usaha yang lebih layak serta perlengkapan kopi lengkap, performa usahanya melonjak tajam.
“Pendapatan saya naik drastis. Kalau dulu omzet hanya sekitar Rp400 ribu sampai Rp600 ribu, sekarang bisa tembus Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta per hari,” ujarnya.
UMiMAX tidak hanya memberikan sarana usaha, tetapi juga pendampingan berkelanjutan dan penguatan pemasaran. Sejak diluncurkan pada 2025, program ini telah menjangkau 168 penerima manfaat, yang terdiri dari 65 mitra UMiMAX Warmindo, 63 mitra UMiMAX Kopling, serta 40 mitra UMiMAX Mini ATM.
Secara geografis, program ini telah berjalan di enam wilayah, yakni Bandung, Tangerang Selatan, Tangerang, Jakarta, Subang, dan Karawang.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa UMiMAX menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput.
“UMiMAX kami rancang untuk mendorong kemandirian dan daya saing usaha ultra mikro. Harapannya, para mitra bisa terus berkembang dan UMKM semakin tangguh,” ujar Arya.
Dalam agenda silaturahmi tersebut, Pertamina juga membuka ruang diskusi antar mitra. Forum ini dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman, tips usaha, sekaligus mengevaluasi dampak nyata program di lapangan.

“Pertemuan ini penting agar para mitra bisa saling belajar dan memperkuat fondasi ekonomi mereka ke depan,” pungkas Arya. (*)
Leave a comment