Home EKONOMI Tak Hanya Hemat, Ini Kelebihan Penggunaan Kendaraan Listrik
EKONOMINASIONAL

Tak Hanya Hemat, Ini Kelebihan Penggunaan Kendaraan Listrik

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Selain lebih hemat dari segi biaya operasional, penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Batery (KBLBB) juga disebut memiliki kelebihan lain yang tidak didapatkan jika menggunakan kendaraan berbasis BBM.

Hal itu diungkapkan oleh Pebalap Nasional yang juga seorang Konten Kreator, Fitra Eri, dalam acara launching aplikasi Charge.IN oleh PLN secara virtual, Jumat (29/1/2021). Fitra yang juga seorang pengguna KBLBB itu mengatakan, dirinya bisa melakukan penghematan biaya operasional dengan menggunakan mobil listrik.

“Ini ada diskon 30 persen (untuk penggunaan charging mobil listrik pada waktu tertentu). Terus terang normalnya saja sudah murah sekali menjalankan mobil listrik ini mungkin hanya seperempat atau seperlimanya kita menggunakan kendaraan BBM, ditambah diskon 30 persen lagi,” ujar Fitra Eri menanggapi pertanyaan Dirut PLN Zulkifli Zaini soal pengalamannya dalam menggunakan KBLBB.

Fitra menceritakan pengalamannya saat ia dengan mudahnya mengajukan pembuatan SPKLU berkapasitas 7 ribu Watt di rumahnya. Menurutnya, PLN sangat kooperatif dan mengakomodir pengguna KBLBB seperti dirinya.

“PLN menawarkan solusi yang menurut saya sangat menarik, yaitu sambungan baru daya yang sesuai dengan kebutuhan mobil ini dan saya sekarang di garasi punya SPKLU sendiri. Sangat praktis, saya mengecharge nya cepat sekali dan beda dengan mobil sebelumnya (berbasis BBM), dimana saya harus ke SPBU untuk mengisi energi. Kalau ini (KBLBB) tinggal colok seperti mengecharge HP. Sangat mudah,” ungkapnya.

Fitra Eri juga memuji langkah PLN yang menjadi terdepan dalam penyediaan infrastruktur KBLBB di Indonesia. Ia berharap, kedepannya jumlah SPKLU bisa terus bertambah, sehingga pengguna KBLBB bisa dengan mudah mengakses energi untuk kendaraannya.

Ia pun mengapresiasi PLN yang semakin memudahkan pengguna KBLBB untuk bertransaksi dan mengakses energi listrik melalui aplikasi Charge.IN.

“Ini sangat-sangat simple dan user friendly, kemudian aplikasi itu juga terintegrasi dengan SPKLU, sehingga ketika saya mau mengisi (energi), saya tinggal mengisi data, saya mau berapa KWH di aplikasinya dan mengaktifkan mesin inipun hanya dengan aplikasi Charge.IN ini. Ini sangat hebat,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Konsentrat Tembaga
NASIONAL

Dampak Aksi Ambil Untung, HPE Tembaga Jadi Buntung

Jakarta, hotfokus.com Dampak Aksi ambil untung berakibat Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat...

Puskepi Minta Direksi Pelindo Cari Solusi Agar Tol JTCC Ramai Digunakan Angkutan Logistik
NASIONAL

Puskepi Minta Direksi Pelindo Cari Solusi Agar Tol JTCC Ramai Digunakan Angkutan Logistik

Jakarta,hotfokus.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik, Sofyano Zakaria, meminta Direksi PT Pelabuhan...

Menteri UMKM Maman Abdurrahman sebut impor jadi ancaman utama UMKM. Target KUR Rp295 triliun dinilai belum cukup tanpa perlindungan pasar domestik.
EKONOMI

UMKM Tertekan Impor, Bukan Faktor Akses KUR

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp295 triliun pada...

Menaker Minta Pekerja atau Buruh Manfaatkan Program BP Tapera
NASIONAL

Menaker Minta Pekerja atau Buruh Manfaatkan Program BP Tapera

Jakarta, hotfokus.com Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, meminta para pekerja atau buruh mengoptimalkan...