Jambi, Hotfokus.com
Potensi minyak dan gas bumi (migas) di Provinsi Jambi kembali menjadi perhatian. Pemerintah Provinsi Jambi dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 kini memperkuat koordinasi untuk mendorong produksi migas sekaligus membenahi pengelolaan sumur minyak yang digarap masyarakat.
Langkah tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Gubernur Jambi Al Haris dengan General Manager PHR Zona 1 Muhammad Luthfi Ferdiansyah di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang pengembangan wilayah kerja migas, optimalisasi sumur potensial, hingga dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran aktivitas industri hulu migas.
Al Haris menyebut Jambi masih memiliki peluang untuk meningkatkan produksi minyak dan gas. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, SKK Migas, Pertamina, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk mengembangkan potensi tersebut.
Jambi, kata dia, membutuhkan pengelolaan sumber daya energi yang mampu memberikan dampak bagi perekonomian daerah sekaligus mendukung kebutuhan energi nasional.

Perhatian khusus juga tertuju pada sumur minyak masyarakat. Pemprov Jambi mendorong kegiatan tersebut masuk dalam sistem pengelolaan yang lebih tertib, aman, dan mengikuti regulasi.
Salah satu landasannya adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang memberikan peluang kerja sama pengelolaan sumur minyak melalui BUMD, koperasi, dan UMKM.
Al Haris berharap aturan tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi secara lebih optimal.
“Kita berharap potensi minyak yang ada di masyarakat dapat ditata dan dikelola melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan pemerintah. Dengan tata kelola yang baik, potensi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat, daerah, dan negara,” ungkapnya.
Di sisi lain, PHR Zona 1 memastikan pengembangan migas tetap mengutamakan keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap aturan.
Muhammad Luthfi Ferdiansyah menilai komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan SKK Migas penting untuk mendukung keberlanjutan kegiatan operasional perusahaan.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperbesar peluang produksi migas Jambi sekaligus memperkuat peran daerah dalam menjaga ketahanan energi Indonesia. (***)
Leave a comment