Jakarta, Hotfokus.com
Rencana pendidikan gratis dari taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi mulai disiapkan pemerintah. Kebijakan ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas tanpa menjadikan kondisi ekonomi keluarga sebagai penghalang.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan pendidikan gratis menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif.
“Pendidikan gratis menghilangkan biaya, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas agar setiap anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga,” ujar Qodari dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).
Namun, pemerintah tidak hanya mengandalkan pembebasan biaya pendidikan. Qodari menyebut sejumlah program lain terus berjalan untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan.
Pemerintah saat ini mempercepat revitalisasi sarana dan prasarana sekolah sekaligus membagikan Papan Interaktif Digital (PID). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan berbagai model sekolah sesuai kebutuhan peserta didik.
Atas inisiasi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda. Masing-masing program diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bermutu, memberikan afirmasi bagi kelompok yang membutuhkan, serta membuka kesempatan bagi talenta unggul.
Di sisi lain, penguatan tenaga pendidik juga masuk dalam agenda tersebut. Pemerintah menempatkan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat.
“Seiring dengan kebijakan pendidikan gratis, dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” kata Qodari.
Dengan demikian, rencana transformasi pendidikan tidak berhenti pada persoalan biaya. Pemerintah juga menggabungkan perluasan akses, pembenahan fasilitas, pengembangan model sekolah, serta penguatan guru dalam satu rangkaian kebijakan pendidikan.

Qodari menegaskan rangkaian program tersebut ditujukan agar setiap anak Indonesia memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. (SA/GIT)
Leave a comment