Home NASIONAL Sejumlah Garis Pantai di Bali Menyusut, PUPR Siap Lakukan Pengamanan
NASIONAL

Sejumlah Garis Pantai di Bali Menyusut, PUPR Siap Lakukan Pengamanan

Share
Share

Bali, hotfokus.com

Sejumlah garis pantai di Bali mengalami penyusutan, akibat faktor alam. Studi Kementerian PUPR menyebutkan abrasi di beberapa pantai di Bali cukup tinggi dan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melindungi garis pantai.

Tahun ini, Kementerian PUPR akan mengerjakan pengamanan dan konservasi pantai di beberapa pantai di Bali, melalui anggaran loan yang digelontorkan JICA, meliputi Paket 1 Pantai Candidasa dan Paket 2 Pantai Kuta-Legian-Seminyak.

Komisi V DPR meminta agar Kementerian PUPR dan pemda harus mengidentifikasi titik-titik pantai mana saja yang perlu penanganan serius. Tak terbatas hanya pantai yang diprogramkan tahun ini, mengingat Bali menjadi destinasi pariwisata, baik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada beberapa kawasan pantai di Pulau Bali ini mengalami penyusutan garis pantai bahkan mencapai dua puluh meter per tahun,” kata Ketua Komisi V DPR, Lasarus, saat memimpin kunjungan kerja reses ke Bali, seperti dilansir Selasa (5/3/2024).

Ia menilai sangat berbahaya untuk Pulau Bali yang pantainya menjadi destinasi utama pariwisata.

Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia, menjelaskan pengamanan dan konservasi pantai sekitar Bali sudah menjadi program Kementerian PUPR. Tahun ini, ada Pantai Kuta-Legian-Seminyak akan dilakukan pengamanan pantai sepanjang 5,315 Km. Pekerjaan meliputi pemecah gelombang lepas pantai (offshore breakwater) dan modifikasi breakwater eksisting, sand nourishment untuk membentuk area pantai berpasir dengan lebar pantai tertentu.

Di Pantai Candidasa akan dilakukan pengamanan dan konservasi pantai sepanjang 5,5 Km, meliputi pembangunan struktur pengamanan pantai untuk mengendalikan pergerakan sedimen serta pengisian pasir, pembangunan fasilitas umum, akses jalan setapak dan jembatan penyebrangan. Kedua kegiatan ini masih dalam proses lelang loan.

Diharapkan dengan pekerjaan tersebut dapat meningkatkan fungsi dan manfaat pantai sebagai kawasan/ruang bagi masyarakat untuk berbagai kegiatan, baik kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan, khususnya pariwisata yang dapat menunjang perekonomian lokal, daerah dan provinsi daerah.

Bali membutuhkan dukungan infrastruktur dari seluruh Kementerian dan stakeholder agar menjadi nyaman bagi semua orang. “Perlu kami tekankan kepada seluruh mitra kerja Komisi V DPR agar segera mewujudkan sarana dan prasarana infrastruktur transportasi karena sangat dibutuhkan bagi masyarakat Bali. Kami mendorong pemerintah untuk melakukan seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur sesuai dengan aturan main baik dari sisi volume, standar mutu agar bisa berjalan sebagaimana mestinya” kata Lasarus. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...

NASIONAL

Wamendag: Program B50 Tak akan Ganggu Ekspor Sawit ke Pakistan

Pakistan, hotfokus.com Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan...

NASIONAL

Waspada, Informasi Pendaftaran Program Bantuan Subsidi Upah 2026

Jakarta, hotfokus.com Masyarakat diingatkan tidak tergiur terhadap informasi palsu atau hoaks terkait...

RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
NASIONAL

Rantai Pasok Distribusi JadiKunci Stabilitas Harga Pangan

Bandung, hotfokus.com Bencana alam yang meluluhlantakan sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh...