Home NASIONAL Sejak DPD Lahir, Konflik Besar Minggat dari Daerah
NASIONAL

Sejak DPD Lahir, Konflik Besar Minggat dari Daerah

Share
Share

JAKARTA — Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba, menjelaskan bahwa lembaganya merupakan hasil perjuangan reformasi. Penjelasan itu disampaikannya saat bersama Ketua DPD RI Oesman Sapta menerima kunjungan 40 pemuda lintas negara.

Para pemuda tergabung dalam ASEAN Youth Camp 2018. Saat mengunjungi DPD RI, Jumat (4/5), 40 pemuda datang bersama dengan Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia.

Oesman Sapta dan Parlindungan Purba menerima kedatangan para pemuda di Ruang GBHN Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam sesi diskusi, Parlindungan Purba juga mengatakan bahwa DPD RI bekerja demi kepentingan daerah. Setiap provinsi di Indonesia diwakili oleh 4 anggota DPD RI yang disebut Senator. Tugas para senator adalah menjaring aspirasi masyarakat di daerah untuk diperjuangkan di pusat demi tujuan pembangunan daerah.

Parlindungan Purba menambahkan bahwa DPD RI mempunyai peranan penting dalam persatuan dan kesatuan di Indonesia. DPD RI dapat mewakili aspirasi yang merepresentasikan suara dari masyarakat daerah. Selain itu, DPD RI juga merupakan jembatan antara pemerintah pusat dengan daerah, terutama terkait pembangunan dan menyejahterakan masyarakat di daerah.

“Keberadaan DPD dapat meminimalisir konflik di daerah. Sejak DPD hadir, tidak ada konflik besar yang terjadi di daerah. DPD RI merupakan representasi daerah, dan itu adalah salah satu fungsi dari DPD,” ucap Parlindungan Purba seperti siaran pers Bagian Pemberitaan dan Media, Sekretariat Jenderal DPD RI.

Parlindungan Purba juga berpesan kepada peserta ASEAN Youth Camp 2018, untuk mencapai tujuan, seseorang harus bekerja keras dan kompetensi. Semakin ketatnya persaingan, maka seseorang diharuskan memiliki karakter sebagai pekerja keras.

“Untuk dapat berhasil kita harus menerapkan 3K. Kemauan untuk berusaha meraih tujuan. Kemampuan yang merupakan keahlian kita dalam mengerjakan sesuatu, dan Kesempatan yang berupa peluang yang dapat kita ambil,” imbuhnya.

Setelah melakukan diskusi di Ruang GBHN, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama dengan Ketua DPD RI Oesman Sapta dan Parlindungan Purba di depan Nusantara V. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Surplus perdagangan RI 2025 tembus USD 41 miliar, ditopang nonmigas. Migas masih defisit meski mulai membaik.
NASIONAL

Surplus Dagang RI 2025 Meroket, Nonmigas Jadi Penyelamat Saat Migas Tersendat

Jakarta, hotfokus.com Kabar baik datang dari neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik...

Kopontren Masuk Rantai Pasok MBG, Peluang Baru Perkuat Ekonomi Pesantren
NASIONAL

Kopontren Masuk Rantai Pasok MBG, Peluang Baru Perkuat Ekonomi Pesantren

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah membuka peluang besar bagi koperasi pondok pesantren (kopontren) untuk...

Konsentrat Tembaga
NASIONAL

Permintaan Meningkat, HPE Konsentrat Tembaga Kembali Melesat

Jakarta, hotfokus.com Permintaan pasar global terus meningkat, harga patokan ekspor (HPE) konsentrat...

Mentan Minta Aparat Tindak Produsen & Distributor Lakukan Offside HET MinyaKita
NASIONAL

Mentan Minta Aparat Tindak Produsen & Distributor Lakukan Offside HET MinyaKita

Bandung Barat, hotfokus.com Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas),...