Home EKONOMI Produk Kerajinan Kulit Indonesia Diyakini Bakal Sejajar Dengan Brand Besar Italia
EKONOMI

Produk Kerajinan Kulit Indonesia Diyakini Bakal Sejajar Dengan Brand Besar Italia

Share
Share

Produk Kerajinan Kulit Indonesia Diyakini Bakal Sejajar Dengan Brand Besar Italia

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki berharap produk kerajinan kulit di Indonesia khususnya dari Garut, Jawa Barat bisa sejajar dengan produk kulit asal Virenze, Italia.

Untuk mendorong daya saing produk kerajinan kulit di dalam negeri khususnya dari Garut Jawa Barat, Menteri Teten meresmikan Rumah Produksi Bersama (RPB) Komoditas Kulit. Dengan adanya RPB ini diharapkan Garut bisa menjadi pusat untuk pengembangan ekosistem kulit sehingga bisa terkenal di mancanegara.

“Dengan adanya RPB, ini kami berharap kualitas produk kulit asal Garut bisa terus tumbuh sesuai dengan keinginan dan tuntutan pasar dunia. Jadi produk hilirnya nanti harus sudah berkelas dunia,” kata Teten dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

Ditegaskan nahwa RPB bukan sekadar menyediakan alat produksi belaka, tapi juga sebagai Co-Working Space. Sebuah tempat untuk belajar bersama, bertukar informasi, hingga ajang inovasi produk. RPB juga bisa menjadi tempat pengembangan desain produk.

“Kita harus pahami tren produk kulit dunia dan perilaku konsumen. RPB harus menjadi Center of Excellence,” katanya.

Teten mengakui meski kerajinan kulit Garut sudah berusia lebih dari 100 tahun, atau sama dengan usia kerajinan kulit Italia, namun secara kualitas dan brand masih jauh tertinggal. Hal ini karena proses produksi masih sederhana.

“Di negara Barat, mereka selalu mengembangkan permesinan sebagai alat produksi, sedangkan di kita tidak pernah mengembangkan atau memodernisasi alat produksi produk, khususnya produk kulit,” papar MenkopUKM.

Sementara itu, Pj Bupati Garut Barnas Adjidin mengapresiasi kehadiran RPB komoditas kulit di Garut yang diharapkan dapat terus berinovasi hingga mampu meningkatkan kualitas produk kulit.

“Sebab, salah satu destinasi unggulan Garut adalah kerajinan kulit. Oleh karena itu, secara kualitas harus tidak kalah dengan produk luar,” ujar Barnas. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Jelang Ramadan & Idulfitri, Pemerintah Ingatkan Warga: Jangan Panic Buying Pangan
EKONOMI

Jelang Ramadan & Idulfitri, Pemerintah Ingatkan Warga: Jangan Panic Buying Pangan

Jakarta, Hotfokus.com Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang...

Menperin: Konflik di Timteng Picu Naiknya Harga Energi serta Biaya Logistik
EKONOMI

Menperin: Konflik di Timteng Picu Naiknya Harga Energi serta Biaya Logistik

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengaku terus mencermati konflik...

SMEXPO Ramadan 2026: Pertamina Gaspol Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Global
EKONOMIPERTAMINA

SMEXPO Ramadan 2026: Pertamina Gaspol Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Global

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina (Persero) kembali tancap gas mendukung penguatan UMKM lewat...

Arab Saudi Larang Impor Unggas RI Mulai 1 Maret 2026, Ini Alasannya
EKONOMI

Arab Saudi Larang Impor Unggas RI Mulai 1 Maret 2026, Ini Alasannya

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan impor unggas dan telur dari...