Home NASIONAL PII Jamin Proyek Pengembangan Infrastruktur Listrik Kawasan Timur RI
NASIONAL

PII Jamin Proyek Pengembangan Infrastruktur Listrik Kawasan Timur RI

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) memberikan penjaminan pemerintah dalam rangka pengembangan infrastruktur di berbagai sektor termasuk sektor ketenagalistrikan nasional untuk wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo dalam keterangan di Jakarta, Rabu (10/2/2021) mengatakan, wilayah Indonesia timur memiliki potensi besar untuk memacu sumber-sumber pertumbuhan ekonomi, di sektor-sektor seperti perikanan, agroindustri, dan pariwisata.

“Peran PII dalam skema penjaminan pemerintah diharapkan dapat mendukung perluasan akses pada jaringan listrik di wilayah-wilayah tersebut,” katanya.

Menurut dia, perjanjian Penjaminan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan PT PII atas pinjaman langsung (direct lending) dari Asian Development Bank (ADB) kepada PT PLN (Persero) baru saja ditandatangani untuk pembiayaan proyek pembangunan Jaringan Distribusi Kalimantan dan Maluku – Papua.

“Keberadaan proyek tersebut menambah jangkauan layanan listrik hingga 6,7 juta pelanggan di wilayah Kalimantan dan Maluku-Papua. Pembiayaan dari ADB kepada PT PLN itu menerapkan skema Result Based Lending (RBL), salah satu bentuk dari pembiayaan kreatif dan relatif baru yang fokus pada hasil yang spesifik dan terukur,” paparnya.

“Melalui skema tersebut, dimungkinkan adanya percepatan alih teknologi, penggunaan energi bersih, penguatan kelembagaan dan peningkatan kinerja PT PLN, baik dari sisi teknis maupun administratif, sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat di bidang ketenagalistrikan,” tambah dia.

Sementara itu, perjanjian penjaminan dengan KfW, sebuah lembaga pembiayaan pembangunan milik Pemerintah Jerman, atas pembiayaan melalui pinjaman langsung (direct lending) dari KfW kepada PT PLN juga ditandatangani untuk proyek pembangunan Jaringan Distribusi Sulawesi dan Nusa Tenggara. “Proyek tersebut diharapkan akan meningkatkan jangkauan listrik kepada kurang lebih 7,7 juta pelanggan di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi,” ,kata Direktur Keuangan PT PLN Sinthya Roesly.

“Kerja keras yang dihasilkan dari awal hingga ditandatanganinya proyek ini bukan hanya kerja keras PT PLN, namun juga dari instansi yang terlibat yaitu Kementerian Keuangan, PT PII, ADB dan KfW Bank. Kami berharap proyek ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat berkontribusi meningkatkan kebutuhan rasio elektrifikasi nasonal untuk masyarakat di wilayah timur,” tambah dia.

Sementara Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan telah memberikan dukungan berupa penjaminan pemerintah dari Kementerian Keuangan dan PT PII, yang memungkinkan ADB dan KfW sebagai lembaga multilateral atau pembiayaan pembangungan, memberikan pembiayaan pinjaman langsung kepada PT PLN.

Pembiayaan itu dengan syarat dan ketentuan yang sangat menguntungkan PT PLN karena setara dengan pembiayaan untuk pemerintah (sovereign loan) sehingga PT PLN dapat mengembangkan proyek-proyek dimaksud dengan biaya pembiayaan yang lebih terjangkau dan nilai investasi yang lebih efisien dan dapat lebih banyak menjangkau masyarakat di wilayah Kalimantan, Maluku-Papua, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Hal itu mempercepat upaya pemerintah meningkatkan rasio elektrifikasi nasional dengan menjalankan program melistriki 433 desa di wilayah timur Indonesia, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan strategi peningkatan akses listrik melalui perluasan jaringan listrik dan berperan mendukung upaya pemerintah untuk menarik investasi sektor swasta pada sektor ini.(Mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Diskon Iuran JKK & JKM 50% Buat Driver Ojol, Opang dan Kurir Paket
NASIONAL

Diskon Iuran JKK & JKM 50% Buat Driver Ojol, Opang dan Kurir Paket

Jakarta, hotfokus.com Kabar gembira buat driver ojol, ojek pangkalan, sopir hingga kurir...

Harga pupuk bersubsidi turun 20% tanpa tambah anggaran. Menko Pangan sebut reformasi ini langkah bersejarah bagi petani.
NASIONAL

Harga Pupuk Turun 20%! Menko Pangan Ungkap Reformasi Ini Bikin Petani Diuntungkan

Jakarta, hotfokus.com Kabar besar datang dari sektor pangan. Menteri Koordinator Bidang Pangan...

Poly-Working, Side Hustle, dan Rasionalitas Bertahan Generasi Z
NASIONAL

Poly-Working, Side Hustle, dan Rasionalitas Bertahan Generasi Z

Oleh : Andi N Sommeng Kalau hari ini ada anak muda bekerja...

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Pemerintah akan Bentuk BUMN Khusus Bidang Semikonduktor

Jakarta, hotfokus.com Industri elektronik menjadi salah sektor prioritas yang mendapat perhatian serius....