Home PERTAMINA PHI Bukukan Produksi Migas di Atas Sasaran, Cadangan Baru Melonjak Sepanjang 2025
PERTAMINA

PHI Bukukan Produksi Migas di Atas Sasaran, Cadangan Baru Melonjak Sepanjang 2025

Share
PHI Bukukan Produksi Migas di Atas Sasaran, Cadangan Baru Melonjak Sepanjang 2025
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang menggembirakan. Perusahaan berhasil merealisasikan produksi minyak dan gas bumi melebihi target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), sebuah pencapaian yang belum pernah diraih dalam lima tahun terakhir.

Dalam pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, PHI melaporkan produksi minyak rata-rata mencapai 44,42 ribu barel per hari. Angka tersebut setara 107,29 persen dari target yang ditetapkan perusahaan. Sementara itu, produksi gas tercatat sebesar 536,72 juta standar kaki kubik per hari atau 101,34 persen dari sasaran RKAP.

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari pemegang saham mayoritas. Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Muharram Jaya Panguriseng, menilai PHI mampu menjaga performa operasional dengan baik, termasuk dalam memenuhi target produksi dan lifting migas serta mengendalikan biaya operasi.

Tak hanya dari sisi produksi, PHI juga berhasil memperkuat portofolio cadangan energi. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat tambahan cadangan migas terbukti (1P) lebih dari 70 juta barel setara minyak atau mencapai lebih dari 193 persen dibanding target RKAP.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyebut keberhasilan tersebut lahir dari komitmen investasi yang terus dijalankan di sektor hulu migas nasional.

“Di PHI, kami terus berinvestasi di industri hulu migas nasional sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” ujarnya.

Menurut Sunaryanto, peningkatan produksi sepanjang tahun lalu didukung oleh strategi investasi yang selektif, optimalisasi sumur, serta berbagai inovasi untuk menjaga keberlanjutan produksi.

Selain mencatat kinerja operasional yang positif, PHI juga membukukan lebih dari 32 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja serta berhasil menurunkan emisi karbon lebih dari 215 kiloton. Di sisi sosial, perusahaan menjalankan 65 program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan warga dan pemerintah daerah di wilayah operasinya di Kalimantan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
SPBU Pertamina sebagai titik pelayanan BBM bagi masyarakat.
PERTAMINA

Pasokan BBM Jadi Prioritas, Pertamina Perluas Layanan hingga SPBU Modular

Jakarta, Hotfokus.com Pertamina menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kelancaran penyaluran bahan bakar...

Prosesi penyerahan tanda kehormatan Satyalancana kepada penerima penghargaan.
PERTAMINA

Tiga Insan Pertamina Diganjar Tanda Kehormatan, Pelayanan Energi Jadi Sorotan

Jakarta, Hotfokus.com Tiga pekerja Pertamina memperoleh tanda kehormatan dari negara atas kontribusi...

Dannif Utojo Danusaputro menyampaikan strategi PHE mengembangkan CCS regional dalam panel Japan CCUS Summit 2026.
PERTAMINA

Indonesia Berpeluang Jadi Gudang Karbon Asia, Pertamina Siapkan Langkah Besar

Tokyo, Hotfokus.com Indonesia berpeluang memainkan peran penting dalam upaya pengurangan emisi di...

PERTAMINA

Dari Karbon Jadi Solusi, Bos Pertamina Ini Raih Tanda Kehormatan Presiden

Jakarta, Hotfokus.com Inovasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) tak...